alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Disindir soal Bidadari Surga, Tengku Zul Langsung Skakmat Warganet

Eko Faizin Minggu, 04 April 2021 | 15:37 WIB

Disindir soal Bidadari Surga, Tengku Zul Langsung Skakmat Warganet
Tangkapan layar Tengku Zulkarnain. [Instagram/@tengkuzulkarnain.id]

Gara-gara itu, Tengku Zul merespons tulisan warganet tersebut.

SuaraRiau.id - Ustaz Tengku Zulkarnain kerap menyampaikan beberapa ajaran Islam melalui media sosial pribadinya.

Kekinian, Tengku Zulkarnain kembali menyinggung soal kehidupan pasca kematian, yakni soal bidadari yang menemani manusia di surga nantinya.

Tengku Zul di Twitter, mulanya mengunggah sebuah tangkapan layar yang menunjukkan komentar seseorang warganet dengan akun B Tou Saminuddin terhadap dirinya.

Dalam komentar itu, si warganet menyebut Tengku Zul sebagai sosok yang mendorong orang untuk melakukan bom bunuh diri karena ceramah-ceramahnya soal bidadari di surga.

“Ada banyak penceramah, termasuk Teungku yang dari Medan itu, seakan surga itu sangat dekat. Katanya kalau mati syahid langsung disambut 72 bidadari perawan tanpa hisab. Itulah yang mendorong orang melakukan bom bunuh diri. Padahal kalau sudah mati orang tidak perlu lagi bidadari,” kata seorang netizen yang dibagikan Tengku Zul, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Minggu (4/4/2021).

Gara-gara itu, Tengku Zul merespons tulisan warganet tersebut. Ia menyebut bahwa apa yang disampaikan warganet itu adalah sesat.

Mantan Wasekjen MUI itu mengatakan bahwa mati syahid dalam Islam adalah tindakan mulia, namun tidak diartikan bahwa melakukan bom bunuh diri adalah syahid.

Jika demikian, mengartikan bom bunuh diri dengan syahid, maka itu adalah gila, kata Tengku Zul. Ulama kelahiran 1963 tersebut kemudian menjelaskan bahwa yang namanya syahid adalah jika seseorang mati dalam rangka membela agama atau negara.

Dan jika mati dalam keadaan syahid, maka si orang tersebut akan mendapat imbalan berupa surga beserta bidadari di dalamnya. Tengku menegaskan bahwa itu adalah sudah janji dari Allah dan nabi.

“Ini satu lagi orang sesat. Mati syahid dalam Islam mulia. Tapi mengartikan syahid dengan bom bunuh diri itu gila. Mana ada bom bunuh diri syahid? Syahid itu perang bela agama atau negara. Jika dia terbunuh dalam rangka itu dia syahid. Dapat surga dan bidadari. Itu janji Allah dan nabi,” tulis Tengku Zul.

Komentar

Berita Terkait