alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tabrak Bemper Truk Tronton Dekat Lampu Merah, Pemuda di Duri Tewas

Eko Faizin Jum'at, 26 Maret 2021 | 14:01 WIB

Tabrak Bemper Truk Tronton Dekat Lampu Merah, Pemuda di Duri Tewas
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. [Suara.com/Panji Ahmad Syuhada]

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor yang merupakan pemuda 26 tahun itu meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

SuaraRiau.id - Seorang pemuda EN (26) meninggal dunia usai sepeda motor matic BM 5071 DV yang dikendarainya menabrak bemper truk tronton pengangkut kayu balak di Jalan Lintas Sumatera sektor Duri, Kabupaten Bengkalis, Kamis (25/3/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Truk dengan nomor polisi BK 8243 VP dalam kondisi tanpa muatan yang dikendarai oleh IS (43) tersebut datang dari arah Pekanbaru ke Duri.

Tepat berada di dekat lampu merah Simpang Pokok Jengkol Duri, bemper truk tersebut diseruduk korban EN (26) yang berboncengan dengan E (49).

"Dia ngebut gak menjaga jarak iring, depan mobil ngerem, karena ada mobil berjalan pelan-pelan (di depannya)," kata Kepala Unit Laka Lantas Polres Bengkalis, Ipda Yopi Ferdian, Jumat (26/3/2021).

Dijelaskan Yopi, kejadian naas itu terjadi di wilayah persimpangan yang berada sebelum lampu merah atau traffic light, tepatnya di depan warung Sari Sunda.

Akibat kecelakaan maut tersebut, pengendara motor yang merupakan pemuda 26 tahun itu meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

Sementara pria paruh baya yang diboncengnya itu mengalami luka-luka ringan dan telah diberikan perawatan medis di rumah sakit.

Kejadian tersebut bermula saat truk tronton kayu balak tanpa muatan BK 8243 VP yang dikemudikan oleh IS ini datang dari arah Pekanbaru hendak menuju ke arah Duri.

Sesampainya di TKP di depan warung Sari Sunda, pada saat yang bersamaan datang sepeda motor matic BM 5071 DV searah yang sama dengan mobil truck tronton tersebut.

"Karena jarak yang sudah dekat dan tidak bisa dihindarkan lagi maka terjadilah laka lantas tersebut," ujar Yopi.

Komentar

Berita Terkait