alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Parit Kebun Sawit Bengkalis

Eko Faizin Rabu, 27 Januari 2021 | 16:34 WIB

Geger Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Parit Kebun Sawit Bengkalis
Mayat tanpa identitas yang ditemukan warga di parit yang berada di kebun sawit Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.[Istimewa]

Penemuan mayat tanpa identitas itupun mengegerkan warga.

SuaraRiau.id - Seorang warga, Andi (31) dan empat rekannya menemukan sesosok mayat di dalam parit yang berada di perkebunan kelapa sawit Jalan Campu Kotai, Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis.

Saat itu, mereka tengah pergi ke ladang untuk membersihkan pelepah sawit di kebun milik A Simanjuntak warga setempat. Pada saat ditemukan, mayat tanpa identitas tersebut berada di dalam parit dengan kondisi yang mengenaskan.

Penemuan mayat tanpa identitas itupun mengegerkan warga. Banyak warga sekitar datang melihat langsung ke lokasi.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi menjelaskan, bahwa mayat itu ditemukan pada Selasa (26/1/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

"Ditemukan oleh warga bernama Andi beserta empat rekan lainnya yang saat itu sedang berangkat kerja untuk membersihkan pelepah di kebun sawit," kata Arvin kepada SuaraRiau.id, Rabu (27/1/2021).

Dijelaskan Kapolsek, awalnya warga tersebut melihat tangan yang tersangkut di jembatan kecil yang berlokasi di parit kebun tersebut. Karena curiga dengan tangan yang pucat pasi itu, warga pun langsung mendatanginya.

Setelah itu warga langsung menghubungi pihak kepolisian. Petugas Polsek Mandau dan paramedis dengan APD lengkap juga turun ke lokasi untuk mengevakuasi mayat tanpa identitas tersebut.

"Setelah jenazah diangkat dari parit, dan diperlihatkan kepada masyarakat yang berada di sekitar TKP namun tidak ada yang mengenalinya," jelasnya.

Kemudian mayat tersebut dibawa ke RSUD Mandau untuk selanjutnya dilakukan Visum.

Dari hasil Visum Pihak RSUD Mandau yang dipimpin oleh dr Saleh Wahyudi pukul 17.40 sampai 19.00 WIB, didapati hasilnya saluran pernapasan terdapat sampah lumpur, kemudian tanda luka yang sulit dinilai, dan tidak terdapat lebam atau tanda-tanda trauma.

Komentar

Berita Terkait