alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Siram Air Keras ke Wajah Pasangan Kekasih, 6 Pria Pekanbaru Dibekuk

Eko Faizin Rabu, 20 Januari 2021 | 13:02 WIB

Siram Air Keras ke Wajah Pasangan Kekasih, 6 Pria Pekanbaru Dibekuk
Empat dari enam pelaku penyiram air keras pasangan kekasih diamankan di Mapolresta Pekanbaru. [Foto Riauonline]

Keenam pelaku empat sudah berada di Mapolresta Pekanbaru untuk penyelidikan serta motif pelaku.

SuaraRiau.id - Sebanyak 6 orang laki-laki yang diduga menganiaya dengan air keras di Jalan Tamtama, Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan, Payung Sekaki, Pekanbaru pada Rabu (13/1/2021) ditangkap jajaran Polresta Pekanbaru.

Para pelaku tersebut diketahui berinisial JS (28), EP (26), TSC (19), FRG (51), APS (21) dan EM (31).

Dikatakan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya bahwa pasangan (korban) ini melintasi TKP dan didekati oleh tersangka.

"Kedua orang ini tengah melintasi Jalan Tamtama, kemudian datang beberapa orang laki-laki mendekati serta menyiramkan yang diduga air keras, sehingga membuat korban menderita luka pada bagian wajah dan telah dilarikan ke RSUD Arifin Achmad," terang Nandang dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (20/1/2021).

Kedua korban tersebut diketahui, Henggi Pratama (26) dan Indah Ismiati (26) yang merupakan warga Jalan Garuda Sakti KM 6 Kelurahan Karya Indah, Kecamatan Tapung dan warga Jalan Durian Gang Puri Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Payung Sekaki.

"Korban laki-laki menderita luka bakar pada bagian wajah dan dada sebelah kanan, sedangkan pasangannya Indah menderita luka bakar pada bagian wajah," terang Nandang.

Keenam pelaku empat sudah berada di Mapolresta Pekanbaru untuk penyelidikan serta motif pelaku.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu helm, satu unit sepeda motor pelaku, satu unit motor korban dan satu jaket pelaku.

Pasal yang dipersangkakan kepada pelaku yakni Pasal 355 KUHP, dengan penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun penjara.

Komentar

Berita Terkait