Denny Siregar Sindir Anies soal Genteng Warna-Warni: Supaya Dipuji?

Denny pun memprediksi biayanya bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Eko Faizin
Rabu, 20 Januari 2021 | 10:35 WIB
Denny Siregar Sindir Anies soal Genteng Warna-Warni: Supaya Dipuji?
Denny Siregar dalam Tayangan YouTube Cokro TV (YouTube/CokroTV).

“Pengangguran naik di Jakarta sebesar 4,41 persen, dan Jakarta dinobatkan oleh BPS sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia. Anies lupa dengan data-data itu?,” tuturnya.

Di tengah pandemi seperti saat ini, dengan kondisi perkonomian terpuruk sehingga membuat masyarakat kecil semakin susah, Denny Siregar mengecam tindakan Anies yang malah membuang-buang anggaran untuk sesuatu yang kurang bermanfaat, yakni kebijakan mewarnai genteng dengan warna-warni.

“Sudah jelas kita dalam masalah besar karena pandemi, ekonomi tidak berputar, masyarakat kecil banyak menganggur dan lapar, lalu bagaimana mereka bisa menikmati genteng warna-warnia yang Anies bangga-banggakan itu? Apa orang itu bisa dikasih makan genteng berwarna?,” ungkapnya.

Dalam hal menghias pemukiman warga setempat, kata Denny, yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta jauh berbeda dengan yang ada di Malang. Pasalnya di Kampung Jodipan, pemukiman warga dicat untuk dijadikam tempat wisata sehingga membantu stimulus perekonomian warga setempat.

Sedangkan di Jakarta, tidak jelas apa tujuan dan manfaatnya bagi warga DKI Jakarta. Denny mengatakan, kebijakan yang dilakukan Anies tersebut malah terkesan buang-buang anggaran milik APBD Pemprov DKI Jakarta.

“Di Kampung Jodipan, Malang, tempat mereka sudah lama dicat warna-warni, mereka juga dulu mencat daerahnya bukan untuk bagus-bagusan, tapi untuk menjadikan daerah mereka jadi pariwisata. Mereka mengecat dinding dan gentengnya punya tujuan ekonomi. Lha ini genteng di Jakarta dicat warna-warni tujuannya apa? Apa bermanfaat buat warga sekitar secara ekonomi atau untuk warga Jakarta secara keseluruhan? Nggak ada kan,” ucap Denny Siregar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini