SuaraRiau.id - Dua istri bupati di Riau meraih suara terbanyak dalam Pilkada Serentak 2020. Kedua istri bupati tersebut adalah Kasmarni, istri Bupati Bengkalis 2015-2020, Amril Mukminin, dan Rezita Meylani, istri Bupati Indragiri Hulu (Inhu) dua periode, 2010-2020, Yopi Arianto.
Kedua wanita ini mengalahkan pesaing mereka di ranah politik, baik dari kaum adam, maupun sesama hawa lainnya. Peristiwa ini merupakan kali pertama di Riau, mereka meraih suara terbanyak.
Selangkah lagi mereka akan ditetapkan sebagai bupati terpilih oleh KPU setempat. Riauonline.co.id--jaringan Suara.com menghimpun sekilas profil keduanya:
1. Kasmarni
Perempuan lulusan FISIP Universitas Riau (Unri) ini merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia meniti karir dari bawah sebagai pelayan rakyat.
Lahir di Pekanbaru, 14 November 1974 ini menikah dengan Amril Mukminin, seorang pegawai pemerintah, kemudian menjadi politisi Partai Golkar hingga mengantarkannya sebagai Anggota DPRD dan Bupati Bengkalis.
Sayangnya, di penghujung masa periodenya, Amril ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
KPK mendakwa saat Amril menjabat anggota DPRD dan Bupati Bengkalis menerima suap dari kontraktor pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning, PT Citra Gading Asritama senilai Rp 5,2 miliar.
Amril kemudian divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru, Senin (9/11/2020), dengan hukuman 6 tahun kurungan penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan penjara.
"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, dengan menjatuhkan pidana 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta," kata Ketua Majelis Hakim Lilin Herlina, di Ruang Soerbakti.
Awal Februari 2020, Amril ditahan secara resmi oleh KPK, usai ditetapkan sebagai tersangka setahun sebelumnya, 2019. Ketika itu, istrinya, Kasmarni, sudah digadang-gadang akan maju sebagai penggantinya, Calon Bupati Bengkalis.