Pancing Emosi Publik, Beredar Video Perempuan Aniaya Balita di Toilet

"Teganya mbak sama anak sendiri, anak mau di bunuh juga tidak ngerti apa-apa, hati anak tetap sayang kepada seorang ibu," tulis seorang warganet.

Fitri Asta Pramesti
Kamis, 19 November 2020 | 19:18 WIB
Pancing Emosi Publik, Beredar Video Perempuan Aniaya Balita di Toilet
Beredar Video Ibu Diduga Aniaya Balita di Kamar Mandi. (Instagram/cetul22)

SuaraRiau.id - Lini masa dikejutkan dengan sebuah rekaman video yang menunjukkan seorang anak kecil perempuan dianiaya di kamar mandi.

Akun Instagram @cetul22 mengunggah video ulang dari postingan seorang perempuan bernama @lylq23 yang memperlihatkan balita ditekan bagian kepalanya ke sebuah ember berisi air.

"Hancur banget hati ku loh mbak. Ada masalah apa kamu sampai sebegitunya sama anak sendiri? Kenapa? Sini boleh cerita sama aku, tolong dibales dm ku," tulis @cetul22 pada caption, dikutip pada Kamis (19/11/2020).

Rekaman video berdurasi 17 detik itu menunjukkan seseorang dengan teganya menekan kepala si anak perempuan hingga masuk ke air.

Baca Juga:Miris! Balita 3,5 Tahun di Sumatera Barat Positif Covid-19

Meski gadis cilik itu terlihat meronta-moronta, namun tenaganya masih kalah kuat dengan pelaku.

Beredar Video Ibu Diduga Aniaya Balita di Kamar Mandi. (Instagram/cetul22)
Beredar Video Ibu Diduga Aniaya Balita di Kamar Mandi. (Instagram/cetul22)

"Setiap masalah pasti ada jalannya mbak, anak mu itu tidak tahu apa-apa kok bisa tega kamu lampiasin ke dia? Itu titipan dari Tuhan yang lahir dari rahim mu sendiri mba, susah payah kamu bawa bawa 9 bulan dalam perut," sambung caption @cetul22.

Di akhir video, bocah perempuan yang terlihat basah kuyup itu menangis begitu kencang di hadapan orang yang melakukan kekerasan terhadapnya.

"Kalo emang kamu ngga mau ngurusnya, so silahkan kasih ke aku dan yang lain. Pasti bakalan banyak yang lebih sayang mbak," imbuh caption tersebut.

Begitu dibagikan, unggahan ini langsung menyedot perhatian dari pengguna Instagram lain. Kolom komentar penuh dengan kecaman terhadap pelaku.

Baca Juga:Kekerasan Anak di Bantul Meningkat, 5 Kecamatan di Perbatasan Paling Tinggi

"Teganya mbak sama anak sendiri, anak mau di bunuh juga tidak ngerti apa-apa, hati anak tetap sayang kepada seorang ibu," tulis seorang warganet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini