Hartanto mengaku saat kejadian, ia bersama keluarga tengah berada di rumah. Namun dia sempat minum kopi di teras rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Dia tidak melihat mobil tersebut terparkir di halaman rumahnya.
Dia kaget saat mengetahui ada mobil terbakar di depan rumah dan ditemukan jasad wanita dengan kondisi terbakar.
Hartanto melaporkan temuan jasad wanita di dalam mobil itu ke polisi. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Jadi pas kejadian itu saya hanya mendengar dari dalam rumah bunyi alarm mobil yang tidak berhenti-henti. Ternyata mobil terbakar di rumah saya," katanya.
Beruntung api bisa segera dipadamkan sehingga tidak merembet ke toko bangunan tepat di samping lokasi mobil terbakar. Hartanto mengaku tidak mengetahui siapa yang memarkirkan mobil tersebut di halaman rumahnya.
"Tidak tahu itu mobil sengaja dibakar atau tidak. Tapi kalau melihat saat kejadian itu sepertinya sengaja dibakar karena dari bagian belakang yang ada orangnya," katanya.
Kerabat Jokowi
Menurut informasi yang diterima, Yulia diketahui masih memiliki hubungan kerabat dengan Jokowi. Hal itu dibenarkan sepupu Jokowi, Andi Wibowo yang turut berada di rumah duka.
"Bu Yulia ini adalah kakak ipar saya," kata Andi saat ditemui sebelum meninggalkan lokasi.
Ketua RT 004 RW 02, Gambuhan, Baluwarti, Pasar Kliwon, Syaiful Fahrudin menyebut selama ini Yulia bersama keluarga tinggal Wonogiri. Sementara rumah yang dijadikan lokasi persemayaman sementara merupakan kediaman keluarga besar.
"Kalau Pak Achmad Yani (suami korban) asli orang sini. Hanya saja selama ini sudah tinggal di Wongiri," paparnya.