Eko Faizin
Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB
Mantan Gubernur Riau Syamsuar. [Dok Mediacenter Riau]
Baca 10 detik
  • Mantan Bupati Siak, Arwin bin Ahmad Saruji, meninggal dunia di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
  • Mantan Gubernur Riau, Syamsuar, mengenang almarhum sebagai mantan dosen, mentor politik, serta tokoh penting dalam pembangunan Siak.
  • Syamsuar yang sedang beribadah umrah di Makkah menyampaikan doa terbaik serta duka mendalam atas kepergian almarhum.

SuaraRiau.id - Kepergian mantan Bupati Siak Arwin bin Ahmad Saruji atau Arwin AS meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.

Salah satunya mantan Gubernur Riau, Syamsuar yang mengenang almarhum sebagai sosok guru, mentor, sekaligus orang yang berjasa dalam perjalanan hidup dan karier politiknya.

Syamsuar mengaku sangat kehilangan sosok Arwin AS.

Mantan Bupati Siak, Arwin AS semasa hidup. [Ist]

Bahkan, saat sedang menunaikan ibadah umrah bersama keluarga di Tanah Suci Makkah, ia terus memanjatkan doa untuk kesembuhan mantan atasannya tersebut.

Namun, takdir berkata lain. Arwin AS meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 07.28 WIB di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru.

"Kami sekeluarga dari Tanah Suci sudah berusaha mendoakan kesembuhan Bang Arwin, namun Allah mentakdirkan lain," jelas Syamsuar.

Syamsuar mengungkapkan, sebelum berangkat umrah, dirinya sempat berpamitan dengan Arwin. Selama almarhum menjalani perawatan, ia juga berusaha menyempatkan diri menjenguk, baik ketika dirawat di rumah maupun di rumah sakit.

Sehari sebelum Arwin meninggal dunia, Syamsuar bahkan menerima telepon dari Riki Arwin, putra almarhum.

Dalam percakapan tersebut, Riki mengabarkan kondisi kesehatan ayahnya sekaligus meminta Syamsuar mendoakan kesembuhannya dari Tanah Suci.

Bagi Syamsuar, hubungan dengan Arwin bukan sekadar hubungan antartokoh politik. Keduanya telah saling mengenal jauh sebelum bersama-sama memimpin Kabupaten Siak.

Arwin merupakan dosen Syamsuar ketika masih mengajar di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN). Hubungan guru dan murid tersebut kemudian berlanjut ke dunia pemerintahan.

Syamsuar pernah mendampingi Arwin sebagai Wakil Bupati Siak pertama. Keduanya menjadi pasangan kepala daerah pada periode awal pemerintahan Kabupaten Siak.

Perjalanan politik mereka pun tidak selalu berjalan dalam satu barisan.

Setelah pernah bersama memimpin Siak, Syamsuar dan Arwin sempat berhadapan dalam kontestasi Pilkada Siak. Dalam pemilihan tersebut, Arwin kembali terpilih untuk periode kedua.

Meski sempat menjadi rival politik, hubungan keduanya tetap terjaga. Setelah menyelesaikan masa jabatannya, Arwin justru memberikan dukungan kepada Syamsuar saat maju sebagai calon Bupati Siak.

Load More