Eko Faizin
Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB
Mantan Bupati Siak, Arwin AS semasa hidup. [Ist]
Baca 10 detik
  • Mantan Bupati Siak Arwin AS meninggal dunia di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru pada Sabtu 31 Oktober 2026.
  • Bupati Afni Zulkifli merasa sangat kehilangan sosok figur ayah dan mentor yang selalu mendukung perjalanan kepemimpinannya.
  • Arwin sempat berpesan agar Afni tetap kuat menjaga Kabupaten Siak dan tidak pernah mundur dalam memperjuangkan daerah.

SuaraRiau.id - Mantan Bupati Siak, Arwin bin Ahmad Saruji atau dikenal dengan Arwin AS, meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 07.28 WIB di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru.

Kepergian tokoh yang pernah memimpin Kabupaten Siak tersebut meninggalkan kesedihan mendalam bagi Bupati Siak Afni Zulkifli.

Bagi Afni, Arwin bukan sekadar mantan kepala daerah, melainkan sosok ayah yang selama ini memberikan bimbingan, dukungan, dan kekuatan dalam perjalanan pengabdiannya.

Bupati Siak Afni Zulkifli. [Facebook Afni Z]

Afni mengenang Arwin sebagai sosok yang selalu percaya terhadap kemampuannya, bahkan ketika belum banyak pihak yang yakin dirinya mampu maju dan memimpin Kabupaten Siak.

"Beliau selalu yakin dan memberi keyakinan. Beliau bersama berjuang dan memperjuangkan. Beliau tak setapak pun pernah meninggalkan saya sendirian. Tidak pernah," ungkap Afni dalam pesan dukanya.

Pesan Terakhir Arwin kepada Afni

Menurut Afni, dukungan Arwin tidak pernah berhenti meskipun kondisi kesehatannya terus menurun.

Setiap kali bertemu, almarhum selalu memberikan semangat dan mengingatkannya agar tetap kuat menjalankan amanah sebagai kepala daerah.

Salah satu pesan Arwin yang terus diingat Afni adalah agar dirinya tidak mundur dan tetap memperjuangkan Kabupaten Siak.

"Kau Afni anakku, jangan pernah mundur. Jaga Siak. Kutitip Siak. Berjuanglah. Jangan menyerah," demikian pesan Arwin yang membekas dalam ingatan Afni.

Bahkan, dalam pertemuan terakhir di rumah sakit, Arwin secara khusus meminta agar dirinya direkam ketika menyampaikan pesan motivasi tersebut kepada Afni. Keduanya juga sempat mengabadikan kebersamaan melalui sebuah foto.

Dalam pertemuan itu, Arwin juga sempat mengenang perjuangannya ketika membangun Jembatan Siak yang kala itu menghadapi berbagai hambatan.

Ia berpesan agar Afni tidak gentar memperjuangkan hak-hak masyarakat Siak, termasuk jika harus menyampaikan aspirasi secara langsung di depan Istana Negara.

"Jika sehat, aku pun akan ikut berdiri bersamamu di depan Istana meminta hak-hak Siak itu. Jangan lupa pakai baju putih, baju Bupati-mu itu. Doa dan dukungan rakyat pasti bersamamu," ujar Afni mengenang pesan almarhum.

Bagi Afni, pesan tersebut bukan sekadar nasihat, tetapi juga bentuk dukungan yang menunjukkan besarnya perhatian Arwin terhadap masa depan Kabupaten Siak.

Load More