- Kabut asap kebakaran hutan dan lahan menyebabkan gangguan pendaratan tiga pesawat di Bandara Pekanbaru pada Kamis pagi.
- Dua pesawat dari Jakarta terpaksa kembali ke bandara asal serta dialihkan ke Batam akibat jarak pandang terbatas.
- Operasional penerbangan keberangkatan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru tetap berjalan normal meskipun ada hambatan pendaratan.
SuaraRiau.id - Jarak pandang akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu penerbangan pesawat di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Kamis (8/10/2026) pagi.
Tiga pesawat yang menuju Bandara SSK II Pekanbaru sempat holding atau berputar-putar di udara sebelum akhirnya berhasil mendarat.
General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad menjelaskan penerbangan itu yakni Citilink QG936 rute Jakarta-Pekanbaru, Lion Air JT292 rute Jakarta-Pekanbaru, dan Malaysia Airlines MH841 rute Kuala Lumpur-Pekanbaru.
Dia menuturkan, kondisi operasional bandara terus dipantau dan dievaluasi secara berkala dengan tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan penerbangan.
"Kondisi operasional bandara terus kami pantau dan evaluasi secara berkala, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan," kata Achmad.
Ia menjelaskan, sebelum mendarat, ketiga pesawat sempat berputar di udara Riau sambil menunggu kondisi yang memungkinkan untuk melakukan pendaratan di Bandara Pekanbaru.
Kondisi jarak pandang di Bandara SSK II juga masih menjadi perhatian. Berdasarkan pemantauan pada pukul 08.44 WIB, visibility tercatat sekitar 1.000 meter.
Meski sempat terjadi antrean penerbangan di udara, operasional keberangkatan di Bandara SSK II Pekanbaru tetap berjalan normal.
Penerbangan IP329 rute Pekanbaru-Jakarta, QG937 rute Pekanbaru-Jakarta, IU919 rute Pekanbaru-Jakarta, dan JT279 rute Pekanbaru-Yogyakarta telah diberangkatkan.
Dua Pesawat Gagal Mendarat
Sebelumnya, dua pesawat gagal mendarat Bandara SSK II Pekanbaru akibat jarak pandang terbatas imbas kabut asap karhutla pada Rabu (7/10/2026) pagi.
Dua pesawat yang menuju Pekanbaru tidak dapat melanjutkan pendaratan.
Lion Air JT 292 memilih kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, sementara Citilink QG 936 dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam.
Achmad, mengatakan Lion Air JT 292 rute Jakarta-Pekanbaru mengalami return to base (RTB) pada pukul 06.44 WIB. Keputusan tersebut diambil ketika jarak pandang di Bandara SSK II hanya sekitar 600 meter.
"Penerbangan Lion Air JT 292 rute Jakarta (CGK) menuju Pekanbaru (PKU) mengalami Return to Base (RTB) atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.44 WIB, dikarenakan kondisi cuaca di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dengan jarak pandang saat itu sekitar 600 meter," ujar Achmad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Antrean BBM di Riau Tak Kunjung Reda, SF Hariyanto Panggil Pertamina
-
Heboh Kebakaran di Gedung Kejati Riau, 5 Mobil Pemadam Dikerahkan
-
Siak Diguyur Investasi Rp1,6 Triliun, Diklaim Serap 700 Tenaga Kerja Anak Muda
-
Kabut Asap Tak Hanya Ganggu Belajar, Anak-anak di Pekanbaru Terserang Demam
-
Kabut Asap, 3 Pesawat Tujuan Bandara Pekanbaru Sempat Berputar-putar di Langit