- Warga Kabupaten Siak bernama Ayu Lestari melaporkan kenaikan drastis harga bahan makanan pada Senin, 5 Oktober 2026.
- Harga cabai merah melonjak dari Rp60.000 menjadi Rp100.000 per kilogram serta ayam potong mencapai Rp50.000 per kilogram.
- Kenaikan harga bahan pokok tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah pendapatan tetap.
SuaraRiau.id - Harga bahan makanan sehari-hari, termasuk sayuran di Kabupaten Siak mengalami kenaikan cukup signifikan.
Seorang warga Kecamatan Mempura, Ayu Lestari (38), menyebutkan bahwa sejumlah bahan pangan dan sayur mayur mengalami kenaikan secara drastis.
"Semua harga untuk makanan baik sayur mayur maupun yang lainnya naik sangat drastis," kata emak-emak tersebut, Senin (5/10/2026).
Dikatakan Ayu, untuk harga cabai merah, yang sebelumnya harganya berkisar Rp55.000 hingga Rp60.000 kini menjadi Rp100.000, untuk harga cabai rawit, yang tadinya Rp55.000 kini menjadi Rp75.000.
Tak hanya cabai, seperti timun dan sayur mayur lain juga harganya meroket.
"Harganya lebih dari separuh naiknya. Bahkan harga ayam potong juga mengalami kenaikan. Harga kotor Rp40 ribu per kg, sementara kalau ayam potong yang sudah dibersihkan Rp50.000 per kg," beber Ayu.
Pada situasi ekonomi saat ini, tambah Ayu, naiknya harga bahan pokok tentu semakin mempersulit biaya hidup sehari hari.
"Semua barang semakin mahal, pendapatan masih begitu begitu saja," tambahnya.
Ayu menceritakan, sekarang membawa uang Rp100 ribu di pasar hanya cukup untuk makan sekeluarga sehari ataupun dua hari.
"Kami sekeluarga 5 orang, dulu bawa uang Rp100.000 bisa buat 4 sampai 5 hari, sekarang paling bisa dua hari, itupun ya benar-benar ngirit," sebutnya.
Ayu berharap, situasi ekonomi seperti saat ini bisa segera pulih. Harga bahan pokok turun, harga sembako juga ikut turun.
"Semoga semuanya kembali stabil," pintanya.
Hal serupa dikatakan, Rusminah (42), baru beberapa hari terakhir, harga cabai merah di pasaran seharga Rp100 ribu per kg.
Sementara itu, sejumlah harga sayur mayur juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Rusminah mengaku kaget harga cabai yang tiba-tiba melonjak mahal. Sebab, sebelumnya harganya hanya Rp55.000 per kg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya
-
Jejak Herry Heryawan di Riau, Naik Pangkat saat Karhutla Masih Jadi Sorotan
-
Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara
-
BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026
-
Karhutla Riau Diklaim Nihil, Kabut Asap Kiriman dari Provinsi Lain