Eko Faizin
Selasa, 29 September 2026 | 19:02 WIB
ilustrasi lapas. [Ist]
Baca 10 detik
  • Humas Lapas Ujungtanjung, Anang Syahrizal, membantah keras isu narapidana berinisial WS bebas menggunakan handphone pada hari Selasa, 29 September 2026.
  • Anang Syahrizal menyatakan bahwa nama narapidana berinisial WS tersebut tidak terdaftar di dalam data resmi Lapas Ujungtanjung, Kabupaten Rokan Hilir.
  • Pihak Lapas Ujungtanjung menduga narapidana tersebut hanya mengaku-ngaku berada di dalam lapas untuk sengaja mencemarkan nama baik institusi.

SuaraRiau.id - Beredar kabar narapidana (napi) Lapas Ujungtanjung, Kabupaten Rokan Hilir mengaku bisa menggunakan handphone meski berada di balik jeruji besi.

Menanggapi hal itu Humas Lapas Ujungtanjung, Anang Syahrizal buka suara. Ia membantah keras dugaan napi memakai HP.

"Setelah kami cek, tidak ada nama napi tersebut di data kami," ujarnya kepada Riauonline--jaringan Suara.com, Selasa (29/9/2026).

Anang menyebut tidak ada napi berinisial WS di Lapas Ujungtanjung yang sebelumnya mengaku menggunakan HP di tahanan.

Dia menduga napi tersebut mengaku-ngaku berada di Lapas Ujungtanjung dan menjelekkan Lapas di Rohil.

"Kami di Lapas Ujung Tanjung sangat ketat peraturannya. Jadi tidak ada itu napi memakai handphone atau sebagainya," tegasnya.

Lapas Rohil berkomitmen untuk menegakkan aturan sesuai UUD berlaku dan tetap melakukan pengawasan, serta pengamanan di Lapas Ujung Tanjung.

Sebelumnya, dugaan ini muncul setelah napi berinisial W diduga menggunakan pesan singkat lewat DM di Instagram kepada warga di luar Lapas. Dalam DM tersebut kalau dirinya berada di Lapas Ujungtanjung Rohil.

Sebelumnya diberitakan, seorang napi di Lapas Ujungtanjung diduga bebas memakai handphone dari balik jeruji besi.

Anang Syahrizal menyebutkan pihaknya rutin melaksanakan razia.

"Kami rutin melaksanakan razia," tegasnya.

Lapas Ujungtanjung adalah Lapas baru dan relokasi dari Lapas Bagansiapiapi.

Lapas tersebut dibangun untuk mengatasi over kapasitas yang terjadi di Lapas Bagansiapiapi yang dirancang siap menampung 1.500 WBP.

Load More