Ilustrasi - Anak-anak sekolah. [ANTARA FOTO/Feny Selly]
Baca 10 detik
- Pemkab Rokan Hulu memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh hingga 16 September 2026 akibat kabut asap karhutla.
- Dinas Kesehatan Rokan Hulu mencatat 1.860 kasus ISPA, dengan 931 kasus terjadi pada kelompok balita hingga remaja.
- Orang tua diminta memastikan anak tetap berada di rumah selama masa pembelajaran jarak jauh untuk menjaga kesehatan.
Dinas Kesehatan Rokan Hulu mencatat kelompok usia muda menjadi penyumbang terbesar kasus ISPA di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti 16 kecamatan wilayah tersebut.
Dari ribuan kasus, 354 orang pada balita usia 0-5 tahun, 349 kasus anak usia 5-9 tahun dan 228 kasus remaja usia 10-18 tahun.
Artinya, hampir satu dari dua penderita ISPA dalam periode tersebut berasal dari kelompok usia 0-18 tahun.
Sementara, berdasarkan jenis kelamin, penderita perempuan tercatat lebih banyak, yakni 959 kasus, sedangkan laki-laki sebanyak 901 kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla
-
Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak
-
Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah
-
Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang