Eko Faizin
Kamis, 03 September 2026 | 20:43 WIB
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), tepatnya kawasan Parit 17 hingga Parit 19, Jumat (28/8/2026). [Ist]
Baca 10 detik
  • Kepala BPBD Riau menyatakan titik api karhutla kembali muncul di Kelurahan Sungai Beringin, Tembilahan, pada Kamis, 3 September 2026.
  • Api membakar lahan gambut berupa semak belukar dan perkebunan kelapa seluas kurang lebih sepuluh hektare serta menimbulkan asap pekat.
  • Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan Dinas Damkar melakukan pemadaman darat untuk mencegah kebakaran meluas kembali.

SuaraRiau.id - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tepatnya di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kamis (3/9/2026) siang.

Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal mengungkapkan kebakaran yang sebelumnya menghanguskan kawasan semak belukar dan perkebunan kelapa tersebut sempat dinyatakan padam.

"Kemarinkan sudah padam, rupanya siang ini dilaporkan titik api muncul lagi," katanya, Kamis (3/9/2026).

Edy menjelaskan, lokasi bekas kebakaran sebelumnya sempat terpantau menyisakan asap tipis setelah tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman dalam beberapa hari terakhir.

Dia juga menuturkan bahwa helikopter water bombing sebelumnya telah melakukan pemadaman dari udara di lokasi Karhutla Sungai Beringin.

Namun, karena api dinilai telah padam, helikopter dialihkan untuk membantu penanganan karhutla di sejumlah wilayah lain di Riau seperti di Indragiri Hulu, Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Kebakaran tersebut sempat menyebabkan wilayah Tembilahan dan sekitarnya diselimuti asap pekat. Api membakar kawasan semak belukar dan kebun kelapa dengan luasan diperkirakan mencapai 10 hektare.

Sementara Kepala BPBD Inhil, R Arliansyah, membenarkan kembali munculnya titik api di area yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan.

Ia menyebut lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut sehingga berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan dan kembali memunculkan api.

"Titik api kembali muncul di areal yang sebelumnya sudah sempat padam. Yang terbakar merupakan lahan gambut," ujar Arliansyah.

Dia menyebut titik api kembali terpantau di sekitar Parit 19 dan Parit 17 Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan.

Tim gabungan TNI, termasuk prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) Inhil, Polri, BPBD, serta Dinas Damkar Inhil masih melakukan pemadaman dari darat untuk mencegah api kembali meluas.

Load More