- Universitas Riau memberlakukan kuliah daring selama tiga hari pada 26 hingga 28 Agustus 2026.
- Kebijakan tersebut diambil Rektor Unri akibat kualitas udara Pekanbaru berada pada kategori tidak sehat.
- Tenaga kependidikan diwajibkan bekerja dari kantor minimal 50 persen selama periode pembelajaran daring tersebut.
SuaraRiau.id - Universitas Riau (Unri) melakukan pembelajaran daring (online) menyusul kualitas udara Pekanbaru yang berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Informasi dan Humas PPID Universitas Riau (Unri) Shaffia Mia Friana mengatakan, surat edaran sudah keluar.
"Iya, surat edarannya sudah keluar," jelasnya, Rabu (26/8/2026).
Surat edaran belajar online dengan Nomor 9/UN19/KP/2026 tersebut ditandatangani Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti pada 24 Agustus 2026.
Penyesuaian dilakukan sebagai bentuk kepedulian universitas terhadap kesehatan dan keselamatan sivitas akademika serta tenaga kependidikan.
Meski dilaksanakan daring, proses perkuliahan tetap harus memperhatikan capaian pembelajaran, jadwal perkuliahan serta ketentuan yang berlaku di masing-masing fakultas dan program studi.
Dalam surat edaran itu disebutkan, kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa Unri dilaksanakan secara daring atau online selama tiga hari, yakni mulai Rabu hingga Jumat (26-28/8/2026).
Selama periode 26-28 Agustus 2026, kehadiran tenaga kependidikan pada seluruh unit kerja dilakukan dengan metode minimal 50 persen bekerja secara luring atau work from office (WFO).
Dosen juga diharapkan melaksanakan proses pembelajaran secara optimal melalui media pembelajaran daring yang tersedia.
Dengan demikian, mahasiswa tetap memperoleh layanan pembelajaran sebagaimana mestinya meskipun tidak mengikuti perkuliahan secara tatap muka.
Kegiatan akademik yang bersifat khusus dan tidak dapat dilaksanakan secara daring, pelaksanaannya harus dikoordinasikan dengan pimpinan fakultas atau unit kerja masing-masing.
Khusus unit kerja yang menerapkan sistem kerja bergilir atau shift, seperti Program Pascasarjana, Rumah Sakit dan Klinik, pengaturan jadwal shift pegawai dilakukan oleh pimpinan masing-masing.
Pengaturan pembagian tenaga kependidikan diserahkan kepada pimpinan masing-masing unit kerja dengan mempertimbangkan kebutuhan pelayanan, keberlangsungan tugas serta fungsinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW