- Manggala Agni Balai mencatat kebakaran hutan seluas 300 hektare di Kelurahan Kerumutan pada Kamis, 20 Agustus 2026.
- Petugas gabungan mengerahkan tambahan personel untuk menangani luas kebakaran lahan yang mencapai 434 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu.
- Peningkatan frekuensi kebakaran lahan juga terjadi di beberapa wilayah lain seperti Kabupaten Kampar, Siak, dan Bengkalis.
SuaraRiau.id - Manggala Agni Balai mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan sudah mencapai 300 hektare.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto mengatakan angka tersebut masih berdasarkan estimasi lapangan. Selanjutnya akan diverifikasi dengan citra satelit.
"Estimasi di lapangan untuk Kerumutan kurang lebih 300 hektare, nanti akan terverifikasi dengan citra satelit. Untuk itu tim tambahan sedang disiapkan," katanya, Kamis (20/8/2026).
Ferdian menjelaskan, saat ini di wilayah tersebut dikerahkan bantuan kendali operasi dari tim Manggala Agni Daerah Operasi Siak sebanyak 13 personel.
Pengerahan ini untuk membantu Manggala Agni Daops Rengat.
Pasalnya Manggala Agni Daoos Rengat juga sedang menangani kebakaran lahan di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.
Di sana luas kebakaran lahan juga sangat besar yakni sekitar 434 hektare.
Selain dua daerah tersebut Manggala Agni juga menangani sejumlah kebakaran lahan di Riau.
Di antaranya oleh Daops Pekanbaru di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar seluas 4,5 hektare.
Kemudian juga di Desa Pagaruyung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar seluas 10 hektare. Masih di Kabupaten Kampar, Manggala Agni Daops Pekanbaru juga menangani kebakaran lahan di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu seluas 8 hektare.
Selanjutnya Manggala Agni Daops Siak juga menangani kebakaran lahan di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak seluas 3,5 hektare.
Terakhir Manggala Agni Daops Dumai menangani kebakaran lahan di Desa Pangkalan Libur, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis seluas 20 hektare.
"Untuk Wilayah Sumatera saat ini yang sedang naik frekuensi kebakarannya di Riau dan Sumatera Selatan. Untuk Sumsel saat ini juga sudah hampir 15 hari di-BKO-kan juga Manggala Agni dari Jambi," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan
-
Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA 3 Komunitas Adat
-
Sepekan Lalu Menimpa Siswa SD Dumai, Kini Dugaan Keracunan MBG Terjadi di Kampar
-
Menu MBG Sup Ayam Diduga Bikin 81 Siswa SMK di Kampar Keracunan