- Tim gabungan memusnahkan 525 rakit penambangan emas ilegal di Kuansing sepanjang tanggal 1 hingga 14 Agustus.
- Aksi penindakan tersebut bertujuan menyelamatkan ekosistem alam dari pencemaran zat berbahaya serta potensi bencana ekologis.
- Aparat juga memasang plang peringatan dan menggencarkan patroli berkala agar aktivitas ilegal tidak kembali beroperasi.
SuaraRiau.id - Sebanyak 525 rakit Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dimusnahkan tim gabungan PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026 di Kuansing sepanjang 1 hingga 14 Agustus.
Dirpolairud Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hermanto mengatakan penindakan ini dilakukan untuk menyelamatkan ekosistem alam dari pencemaran zat berbahaya serta kerusakannya.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin, karena dampaknya tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga merugikan kehidupan masyarakat luas," tegas Apri, Minggu (16/8/2026).
Dia menuturkan, lingkungan yang rusak akibat pengerukan tak berizin berpotensi memicu bencana ekologis yang merugikan warga sekitar dalam jangka panjang.
Dalam operasi tersebut, ratusan rakit PETI dimusnahkan hingga tak tersisa dibakar dan dihancurkan petugas agar tidak bisa dipergunakan kembali.
Tak hanya merusak sarana penambangan, aparat gabungan juga memasang puluhan plang peringatan tegas di lokasi-lokasi strategis sebagai garis batas hukum yang tak boleh dilanggar oleh siapapun.
Petugas menyadari bahwa perang melawan penambangan liar membutuhkan sinergi erat dengan masyarakat lokal.
Pemantauan ketat serta patroli berkala dipastikan akan terus digencarkan agar aktivitas ilegal tidak kembali menjamur di sepanjang aliran Sungai Kuansing.
"Kami mengimbau siapapun yang melihat atau mengetahui adanya aktivitas PETI untuk segera melapor, demi menjaga ruang hidup yang aman, hijau, dan kondusif bagi masa depan Kuansing," tegas Apri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
PNM Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dan Masa Depan Keluarga Ultra Mikro
-
Puluhan Warga di Rokan Hulu Diserang Orang Tak Dikenal, Ngaku Diancam Senjata Api
-
Aparat Gabungan Musnahkan 525 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing
-
4 Wilayah Riau Masih Dikepung Karhutla, Manggala Agni Dikerahkan
-
Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, 3 Pekerja Migran Masih Hilang