- Pemprov Riau membangun Jalan Lintas Bono sejak 2004 hingga 2023 untuk menunjang pariwisata Ombak Bono.
- Pembangunan infrastruktur sepanjang lebih dari 200 kilometer dari Bunut hingga Sokoi ini menelan anggaran hampir Rp1 triliun.
- Warga Desa Kubangan berunjuk rasa di Pekanbaru pada Senin, 10 Agustus 2026, menuntut percepatan perbaikan jalan.
SuaraRiau.id - Pemprov Riau mengungkapkan bahwa pembangunan Jalan Lintas Bono dari Bunut hingga ke Sokoi, Kabupaten Pelalawan telah menelan anggaran hampir Rp1 triliun.
Jalan sepanjang 200 kilometer lebih tersebut dibuat untuk menunjang Pariwisata Ombak Bono.
Plt Kepala Dinas PPKP-PUPR Riau Zulfahmi mengatakan pembukaan jalan itu sudah dilakukan sejak tahun 2004.
Selain dengan APBD Riau, dukungan juga diberikan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
"Kalau total anggaran Bunut ke Sokoi itu sudah hampir Rp1 triliun mulai dari pembukaan. Selama ini tak ada akses darat tapi sekarang sudah ada, sejak awal tahun 2004 sampai sampai Teluk Meranti tahun 2023 sudah selesai," kata Zulfahmi, Senin (10/8/2026).
Dia menyampaikan ruas jalan ini terdiri atas Bunut-Teluk Meranti sepanjang 84 km, Teluk Meranti-Sebekek 84 km, dan Sebekek-Sokoi 54 km. Untuk Bunut hingga Teluk Meranti sudah aspal dan rigid.
Kemudian dari Teluk Meranti ke Sebekek ada yang sudah aspal dan penimbunan telah tembus. Akan tetapi ada beberapa titik dekat konsesi hutan tanaman industri yang kalau hujan air tergenang namun sudah fungsional.
Terakhir ruas Sebekek-Sokoi sepanjang 54 km baru 3,8 km yang ditimbun sehingga masih tersisa 50 km lagi. Sejumlah desa yakni Kubangan, Segamai, Delik, dan Sokoi berada di ruas ini hingga ke perbatasan dengan Kabupaten Inderagiri Hilir.
"Kenapa belum karena kerjanya mulai dari depan. Program ini sudah cukup mendapat perhatian sehingga 200 km tak bisa sekaligus dikerjakan, harus bertahap," imbuhnya.
Sebelumnya sejumlah warga dari Desa Kubangan melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Senin (10/8). Mereka menuntut Pemprov Riau segera mempercepat pembangunan jalan yang masuk dalam lintas Bono tersebut.
Dalam kesempatan demonstrasi itu mereka meminta perbaikan sepanjang 13 km dengan semenisasi. Dinas PUPR-PKPP Riau menyatakan tidak bisa melakukan itu namun akan memfasilitasi dengan perusahaan di sana untuk membantu pengerjaan jalan tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!
-
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka
-
Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru
-
PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan
-
Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya