- Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan Pemprov tidak mengurangi kualitas pembangunan meskipun menghadapi keterbatasan fiskal daerah.
- Pemprov Riau mengoptimalkan hak pendapatan daerah tanpa menambah beban pajak baru bagi masyarakat hingga 9 Agustus 2026.
- Realisasi pajak daerah Riau hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp2,551 triliun atau meningkat 15,27 persen dari tahun sebelumnya.
Menurutnya, optimalisasi pendapatan harus dilakukan secara terukur dengan tetap mempertimbangkan kepentingan masyarakat.
"Optimalisasi pendapatan daerah harus dilakukan secara terukur dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat. DPRD Riau akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap kebijakan yang ditempuh pemerintah dapat memberikan dampak yang nyata terhadap pembangunan dan pelayanan publik," sebutnya.
Kaderismanto menilai peningkatan penerimaan daerah harus berjalan beriringan dengan perbaikan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan.
Dengan demikian, tambahan pendapatan yang berhasil dihimpun tidak berhenti sebagai capaian fiskal, tetapi dapat dikonversikan menjadi program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa
-
PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu
-
Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut
-
Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto
-
Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden