Eko Faizin
Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:20 WIB
Pengemudi sedan Mitsubishi Lancer yang menabrak pemotor di Jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru ternyata positif narkoba, Selasa (4/8/2026). [Ist]
Baca 10 detik
  • Pengemudi sedan berinisial FRA menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru pada Selasa, 4 Agustus 2026.
  • Polresta Pekanbaru menangkap pelaku setelah aksi tabrak lari tersebut sempat viral di berbagai media sosial.
  • Hasil pemeriksaan urine menunjukkan pengemudi positif narkoba sehingga kasusnya diserahkan kepada Satresnarkoba Polresta Pekanbaru.

SuaraRiau.id - Pengemudi sedan Mitsubishi Lancer yang menabrak pemotor di Jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru ternyata positif narkoba, Selasa (4/8/2026).

Hal tersebut terungkap setelah Polresta Pekanbaru menangkap FRA usai aksi tabrak lari pelaku sempat viral di media sosial.

Satlantas Polresta Pekanbaru mengungkap kronologi tabrak lari yang sempat viral di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa, 4 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru, Ipda Firhendra mengungkap kronologi tabrak lari mobil sedan terhadap sepeda motor.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, mobil Mitsubishi Lancer melaju dari arah Simpang Jalan Durian menuju Jalan Riau.

Saat berada di lokasi kejadian, pengemudi Lancer berusaha mendahului kendaraan di depannya melalui lajur kiri.

"Pada saat bersamaan, ada kendaraan roda dua di depan yang juga memotong dari sisi kiri kendaraan yang sedang didahuluinya. Akibatnya mobil Mitsubishi Lancer menyenggol sepeda motor tersebut hingga pengendaranya terjatuh," kata Firhendra dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Rabu (5/8/2026).

Dari hasil pemeriksaan, pengemudi mengaku sebelumnya baru selesai makan siang di dan hendak pulang ke rumahnya.

Firhendra menyebutkan, pengemudi juga mengaku kehilangan konsentrasi saat mengemudi karena sedang bertengkar dengan pasangannya.

"Alasannya pada saat itu sedang ribut dengan pasangannya sehingga tidak berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan," ujarnya.

Namun, hasil pemeriksaan urine di Rumah Sakit Bhayangkara menunjukkan pengemudi positif mengandung amfetamin dan metamfetamin.

"Saat ini yang bersangkutan sudah kami serahkan ke Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk didalami terkait hasil positif urinenya," jelas Firhendra.

Polisi mengimbau korban maupun masyarakat yang mengetahui identitas kendaraan roda dua itu agar segera melapor ke Unit Laka Satlantas Polresta Pekanbaru.

Load More