Eko Faizin
Senin, 27 Juli 2026 | 19:15 WIB
Ilustrasi harimau saat dilepasliarkan. [Antara]
Baca 10 detik
  • Kemunculan harimau di Desa Sungai Danai Indragiri Hilir menyerang ternak dan meresahkan warga sejak 27 Juli 2026.
  • Pemerintah menghentikan kegiatan sekolah tatap muka dan mengalihkan pembelajaran ke rumah untuk keselamatan siswa serta guru.
  • Kepala Desa telah melaporkan kejadian ini kepada BBKSDA Riau agar segera melakukan evakuasi satwa liar.

SuaraRiau.id - Kemunculan harimau sumatera di kawasan pemukiman hingga menyerang hewan ternak memicu kepanikan warga Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil).

Menyikapi itu, seluruh kegiatan sekolah secara tatap muka resmi dihentikan total dan dialihkan ke sistem belajar dari rumah, pada Senin (27/7/2026).

Pemerintah Desa Sungai Danai mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar rumah.

Kepala Desa Sungai Danai, Halim mengatakan pihaknya melayangkan surat resmi kepada BBKSDA Riau untuk menerjunkan timnya melakukan penanganan dan evakuasi di lokasi.

"Kemunculan harimau memang sangat meresahkan dan menjadi perhatian utama kami saat ini. Kami mengimbau seluruh warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak demi menjaga keselamatan bersama," katanya.

Dinas Pendidikan Indragiri Hilir telah mengeluarkan kebijakan dispensasi khusus, di mana seluruh siswa, guru, hingga tenaga pendidik dibebaskan dari kehadiran fisik.

Kepala Dinas Pendidikan Indragiri Hilir, Abdul Rasyid mengatakan Kegiatan belajar mengajar dialihkan penuh dari rumah masing-masing, hingga kondisi wilayah setempat dipastikan benar-benar aman.

"Kegiatan belajar mengajar tatap muka resmi dihentikan sementara dan dialihkan secara penuh ke sistem daring dari rumah masing-masing. Langkah ini diambil demi keselamatan bersama hingga situasi dinyatakan benar-benar aman," terangnya.

Diketahui, keresahan muncul saat ditemukan jejak kaki di sekitar pemukiman mempertegas keberadaan satwa dilindungi tersebut di tengah lingkungan masyarakat.

Keresahan warga kian memuncak setelah seekor sapi ditemukan terluka parah di bagian kaki, diduga kuat akibat diterkam harimau yang berkeliaran sejak empat hari terakhir.

Hingga saat ini, seluruh warga Desa Sungai Danai dan pihak pemerintah setempat masih terus bersiaga serta menunggu kedatangan BBKSDA Riau di lapangan.

Seluruh elemen masyarakat berharap proses mitigasi dan evakuasi satwa liar tersebut dapat berjalan lancar sehingga kondisi lingkungan kembali aman dan aktivitas harian warga maupun kegiatan sekolah bisa pulih seperti sedia kala.

Load More