- Bupati Siak, Afni Zulkifli, terpilih masuk dalam daftar 22 Sosok Reset Indonesia yang diumumkan pada 1 Juli 2026.
- Daftar tersebut memuat tokoh yang dinilai berani melakukan perubahan melalui gagasan strategis di berbagai bidang kehidupan nasional.
- Afni diakui karena kebijakan fiskalnya dalam melunasi utang daerah serta konsistensinya mengkritik sentralisasi kebijakan sektor kehutanan nasional.
SuaraRiau.id - Bupati Siak Afni Zulkifli masuk dalam daftar 22 Sosok Reset Indonesia. Deretan tokoh tersebut diumumkan melalui akun Instagram terverifikasi @idbaruid, pada Rabu, (1/7/2026).
Sosok Reset Indonesia merupakan sebuah potret kumpulan tokoh yang dinilai memiliki gagasan, keberanian, dan rekam jejak dalam mendorong perubahan di berbagai bidang kehidupan di Tanah Air.
Penyusunnya menyebut daftar itu merupakan hasil tiga kali ekspedisi ke sejumlah daerah di Indonesia untuk menemukan figur-figur yang dinilai mampu menghadirkan perubahan di bidang sosial, ekonomi, budaya, hukum, maupun politik.
Dalam pengantarnya, penyusun menyatakan Indonesia tidak kekurangan sosok yang memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap persoalan bangsa.
Di tengah terbatasnya figur pemimpin yang dinilai kredibel di partai politik, perubahan disebut juga dapat lahir dari tokoh-tokoh di luar lingkaran kekuasaan nasional, Kamis (2/7/2026).
Afni dipilih karena dinilai berani mengambil kebijakan strategis di bidang tata kelola keuangan daerah.
Salah satunya melalui pemangkasan anggaran perjalanan dinas bernilai ratusan miliar rupiah sebagai bagian dari upaya menyelesaikan utang Pemkab Siak sebesar Rp326 miliar yang berasal dari pemerintahan sebelumnya.
Selain kebijakan fiskal, mantan aktivis lingkungan dan mantan Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu juga dinilai konsisten menyuarakan kritik terhadap sentralisasi kebijakan di sektor kehutanan dan agraria.
Berdasarkan pengalamannya mendampingi masyarakat di Sumatera, Afni berpandangan konflik agraria tidak akan terselesaikan apabila pemerintah pusat terus menerapkan kebijakan tanpa mempertimbangkan kondisi serta karakteristik daerah.
Penyusun menilai langkah-langkah tersebut mencerminkan keberanian dalam mengambil keputusan yang tidak populer sekaligus menawarkan perspektif baru dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Selain Afni, putri Presiden Keempat RI Gus Dur, Alissa Wahid, juga masuk dalam daftar tersebut.
Alissa dinilai konsisten menolak pemberian izin usaha pertambangan kepada organisasi keagamaan serta aktif menyatukan gerakan masyarakat sipil untuk memperkuat toleransi, keadilan ekologis, dan nalar kritis.
Nama lain yang turut masuk dalam daftar ialah Gus Kautsar, pengasuh Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri yang dinilai mampu menjembatani kajian kitab klasik dengan realitas sosial kontemporer melalui penguatan jejaring kiai muda, pembinaan santri urban, serta pengembangan ekosistem ekonomi sirkular berbasis komoditas lokal.
Sementara itu, Hening Purwati dinilai berhasil mengembangkan gerakan yang menghubungkan isu lingkungan dengan feminisme yang dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan melalui gerakan Eco-Jihad.
Sebagai Koordinator Nasional Green Faith Indonesia dan pimpinan LLHPB 'Aisyiyah, Hening aktif menggerakkan masyarakat lintas agama dalam isu pelestarian lingkungan dan transisi energi yang berkeadilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak
-
Irjen Herry Heryawan Jadi Kabaharkam Polri, Bagaimana Nasib Green Policing di Riau?
-
Dijanjikan Prabowo Naik Pangkat, Herry Heryawan Kini Jadi Kabaharkam Polri
-
Irjen Herry Heryawan Dapat Tugas Baru, Kapolda Riau Dijabat Irjen Arman Achdiat
-
Herry Heryawan Naik Level Jadi Kabaharkam, Kapolda Riau Diganti Arman Achdiat