- WCICO didirikan di Chongqing pada 16 Agustus 2023 sebagai pusat komunikasi internasional untuk mempromosikan wilayah barat China.
- Lembaga ini berkolaborasi dengan pemengaruh global dan menggunakan berbagai platform media sosial untuk memperluas jangkauan informasi mancanegara.
- Strategi pemasaran digital WCICO berhasil menarik lebih dari 19,2 juta pengguna luar negeri hingga akhir tahun 2024.
Pada saat pendiriannya, pusat ini menghimpun lebih dari seratus akademisi di bidang komunikasi internasional untuk membentuk komite pakar, serta menandatangani perjanjian kerja sama dengan lembaga-lembaga seperti China Daily dan China News Service guna membentuk mekanisme kolaborasi.
Hingga November 2024, pusat ini telah berhasil membangun tim profesional komunikasi luar negeri yang terdiri dari 70 orang tenaga ahli, dengan jumlah pengguna luar negeri melampaui 19,2 juta, dan berhasil meraih China News Award selama tiga tahun berturut-turut.
Dalam laporan "Kekuatan Komunikasi Jaringan Luar Negeri Kota China 2023", eksposur internasional Chongqing menduduki peringkat pertama di China Barat dan peringkat kelima secara nasional, yang telah bertahan dalam sepuluh besar selama 5 tahun berturut-turut.
Menjelang tahun 2025, WCICO meluncurkan sepuluh program prioritas untuk meningkatkan kapasitas komunikasi internasional, meliputi: peningkatan situs layanan informasi pariwisata dan budaya iChongqing, pengembangan aplikasi layanan informasi keuangan Bridging News, pembuatan Let's Meet Network TV, pendirian Pusat Alih Suara dan Distribusi Audiovisual China Barat.
Lalu pendirian Pusat Pertukaran Budaya Pemuda Darat-Laut, penyediaan platform layanan informasi "Warga Asing di Chongqing" dan platform layanan ekspor industri keuangan Darat-Laut.
Ada juga aplikasi basis operasi MCN untuk kreator konten asing, pembangunan "Pos Wartawan Sabuk dan Jalur Sutra" dan rekrutmen bakat global. Targetnya, jumlah pengguna luar negeri akan mencapai 23 juta di tahun 2025.
Pusat ini juga meluncurkan jurnalis AI multibahasa bernama Xiao Qiao, yang didukung oleh teknologi Tencent Cloud untuk menyediakan layanan informasi multibahasa bagi pengguna internasional.
Selain itu, pusat ini bekerja sama dengan perusahaan data besar seperti Tencent Cloud dan Zhongke Wenge untuk memperkaya metode produksi konten, manajemen, dan alat distribusi, serta membangun studio siaran internasional XR generasi baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro