- Wali Kota Agung Nugroho menyoroti soal kinerja ASN di lingkungan Pemkot Pekanbaru.
- Agung menilai pegawai dan pejabat Pemkot Pekanbaru masih enggan terjun ke lapangan.
- Padahal gaji yang diterima ASN berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.
SuaraRiau.id - Aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemkot Pekanbaru diminta untuk meningkatkan kinerja dan lebih aktif turun langsung ke tengah masyarakat.
Wali Kota Agung Nugroho menilai para pegawai dan pejabat Pemkot Pekanbaru masih enggan terjun ke lapangan dan lebih nyaman bekerja 'di balik meja'.
"Saya melihat masih ada pegawai yang kurang aktif turun ke lapangan. Padahal, sebagai pelayan masyarakat, kita harus memahami langsung kondisi yang dihadapi warga," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Agung Nugroho meminta Plt Sekdako Syamsuwir untuk terus mengingatkan seluruh pegawai bahwa gaji yang diterima ASN berasal dari pajak yang dibayarkan masyarakat.
"Kita digaji dari hasil kerja keras masyarakat yang membayar pajak. Karena itu, tugas utama kita adalah melayani kepentingan masyarakat dan memberikan manfaat bagi banyak orang," tegas Wali Kota.
Menurut Agung, setiap ASN memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk mengelola anggaran daerah.
Pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan administrasi pemerintahan. Tetapi, pelayanan publik juga mencakup perhatian terhadap fasilitas umum, kebersihan lingkungan, dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.
Agung mencontohkan dirinya sebagai kepala daerah yang tetap turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat. Ia ingin memastikan program pemerintah berjalan dengan baik.
"Saya berharap seluruh ASN memiliki semangat yang sama untuk hadir di tengah masyarakat dan memahami persoalan yang mereka hadapi," ungkapnya.
Secara khusus, Agung mengingatkan para camat dan lurah agar benar-benar menguasai wilayah kerja masing-masing. Seorang camat harus memahami seluruh persoalan yang terjadi di kecamatannya.
"Lurah juga harus mengenal kondisi masyarakat di wilayah kelurahannya secara menyeluruh," tegas Agung.
Wali Kota menuturkan, jabatan di lingkungan Pemkot Pekanbaru tak ditentukan kedekatan maupun kepentingan, melainkan jabatan ditentukan oleh kinerja dan kemampuan dalam menjalankan tugas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan
-
BRI Perkuat Layanan Global Lewat Inovasi BRImo Taiwan