- SF Hariyanto mengaku tidak tahu terkait Rp300 Juta untuk perbaikan rumah dinas Kapolda Riau.
- Jawaban itu disampaikan saat ditanya perihal permintaan Rp300 juta dari eks Kadis PUPR Riau.
- SF Hariyanto juga menjawab tidak tahu soal dugaan aliran uang disebut diantarkan ke rumahnya.
SuaraRiau.id - Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menjadi saksi yang menjerat Abdul Wahid sempat membuat tegang ruangan Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (3/6/2026).
Salah satunya pertanyaan yang disampaikan kuasa hukum Abdul Wahid terkait dugaan perintah permintaan uang Rp300 juta dari seorang terdakwa, mantan Kepala Dinas PUPR Riau, Arif Setiawan.
"Saksi harus jujur ya. Pertanyaan saya, saksi pernah memerintahkan atau menerima uang Rp300 juta dari Arif?" tanya penasihat hukum ke SF Hariyanto seperti dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.
Mendengar pertanyaan tersebut, Plt Gubri meminta kuasa hukum untuk memberikan pertanyaan dengan tenang dan jelas.
"Coba pelan-pelan bapak ngomong," ujar SF Hariyanto.
Kemudian pertanyaan sama diulang kembali dengan, lalu dijawab SF Hariyanto.
"Saya tidak pernah menerima uang dari Arif. Tidak pernah," jawabnya.
Pertanyaan berlanjut perihal dugaan aliran uang yang disebut-sebut diantarkan langsung ke rumah saksi. Namun, SF Hariyanto kembali menyatakan tidak mengetahui hal tersebut.
"Uang itu diantar langsung ke rumah saksi?" tanya kuasa hukum.
"Saya tidak tahu. Tanya saja mereka. Saya tidak tahu," kata SF.
Pengacara Wahid lantas menyinggung informasi mengenai uang Rp300 juta yang disebut telah dikembalikan pada 26 April ke rekening penampung KPK.
"Uang Rp300 juta itu tanggal 26 April dikembalikan ke rekening penampung KPK, tahu?" tanya penasihat hukum.
"Saya tidak tahu," ujar SF.
SF Hariyanto juga mengaku tidak pernah memerintahkan Thomas Larfo Dimeira untuk meminta uang ke terdakwa M Arif Setiawan sebanyak Rp300 juta untuk perbaikan rumah dinas Kapolda Riau.
"Saya meminta bantuan ke Thomas karena dia mantan Kabid Cipta Karya dan mengetahui tentang bangunan," jelas SF Hariyanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam
-
Flyover Garuda Sakti Diklaim Mampu Atasi Kemacetan Pekanbaru-Kampar di Jam Sibuk
-
Kronologi Operator Alat Berat di Siak Diserang Harimau, Diterkam saat Ingin BAB
-
Profil Sudaryono, Eks Ajudan Prabowo Disebut Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik