Eko Faizin
Rabu, 03 Juni 2026 | 15:11 WIB
Abdul Wahid dan SF Hariyanto. [Dok Mediacenter Riau]
Baca 10 detik
  • Hadirnya SF Hariyanto di sidang Abdul Wahid mengungkap banyak hal, Rabu (3/6/2026).
  • Salah satunya, Wahid menyebut SF Hariyanto memamerkan rekaman pemeriksaan KPK.
  • SF Hariyanto juga disebut mengaku punya orang-orang di sejumlah institusi, termasuk KPK.

SuaraRiau.id - Banyak hal terungkap dalam sidang lanjutan dugaan korupsi Abdul Wahid yang menghadirkan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (3/6/2026).

Hadir sebagai saksi, SF Hariyanto terlibat dialog langsung dengan terdakwa Abdul Wahid terkait perjalanan politik hingga hubungan keduanya yang belakangan merenggang.

Abdul Wahid mengawali pertanyaan dengan mengaku senang akhirnya bisa bertemu langsung dengan SF Hariyanto di ruang sidang.

Sidang dugaan kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid di PN Pekanbaru, Rabu (3/6/2026). [Ist]

Salah satu pembahasan dalam sidang itu menyinggung persoalan rekaman pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disebut pernah diperlihatkan SF Hariyanto kepada sejumlah pihak.

Abdul Wahid menyebut SF Hariyanto pernah menunjukkan rekaman pemeriksaan dirinya di KPK dan menyampaikan sejumlah pernyataan yang dinilai sensitif.

"Dia menunjukkan rekaman saya diperiksa KPK. Saya kaget, kok pemeriksaan KPK bisa ada. Itu ditunjukkan ke Arwin dan banyak orang," kata Wahid dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.

Gubernur Riau nonaktif itu lantas mengungkit adanya ucapan yang menurutnya pernah disampaikan SF terkait pengaruh yang dimiliki hingga ke KPK.

"Ketua hati-hati, ketua tidak bersih. Tangan saya di mana-mana, di KPK ada," ujar Wahid mengutip dugaan pernyataan tersebut.

Namun SF Hariyanto secara tegas membantah tudingan itu.

"Tidak benar saya ucapkan itu," jawab SF.

Abdul Wahid kembali melanjutkan pertanyaannya dengan menyinggung pernyataan lain yang menurutnya pernah diucapkan saksi.

"Ketua jangan macam-macam dengan saya, saya otaknya kotor. Pernah bilang itu?" tanya Wahid.

"Tidak pernah," ujar SF singkat.

Suasana persidangan semakin tegang ketika Abdul Wahid menanyakan soal permintaan maaf yang disebut pernah dilakukan SF Hariyanto.

"Berapa kali bapak minta maaf ke saya dan cium tangan saya?" tanya Wahid.

Load More