Eko Faizin
Rabu, 03 Juni 2026 | 16:03 WIB
Abdul Wahid dan SF Hariyanto saat dilantik. [Dok Humas Pemprov Riau]
Baca 10 detik
  • Abdul Wahid menanyakan perihal SF Hariyanto yang menjumpai UAS.
  • Wahid menyinggung itu terkait isu SF minta orang kepercayaan jadi Sekda Riau.
  • Namun, pernyataan Abdul Wahid tersebut dibantah SF Hariyanto.

SuaraRiau.id - Terdakwa Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid mengaku senang akhirnya bisa bertemu langsung dengan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto di ruang sidang, Rabu (3/6/2026).

SF Hariyanto diketahui menjadi saksi sidang kasus dugaan korupsi lingkungan Dinas PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid dan sejumlah pihak lainnya di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

"Saya senang melihat Pak SF ada di sini. Sebelumnya belum pernah ketemu saat OTT," ujar Wahid dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.

 Abdul Wahid bersama Ustaz Abdul Somad (UAS). [Instagram Abdul Wahid]

Di hadapan majelis hakim, Abdul Wahid dan mantan wakilnya SF Hariyanto terlibat dialog langsung terkait perjalanan politik hingga hubungan keduanya yang belakangan merenggang.

Wahid menyinggung isu penunjukan Sekda Riau yang disebut pernah disampaikan kepada penceramah ternama, Ustaz Abdul Somad (UAS).

"Pernah Bapak menyampaikan ke UAS bahwa Sekda harus orang Bapak?" tanya Wahid.

SF Hariyanto pun membantah.

"Saya tidak pernah. Saya ke sana karena Beliau tokoh agama, tolong perbaiki hubungan kami. Jangan saya dipelesetkan," ujarnya.

Menutup rangkaian pertanyaan, Abdul Wahid lantas menanyakan apakah persoalan tersebut menjadi alasan kemarahan SF terhadap dirinya.

"Bukan alasan saya itu," jawab SF.

SF Hariyanto juga menegaskan bahwa proses demosi atau mutasi pejabat bukan merupakan keputusan pribadinya, melainkan hasil kerja panitia seleksi.

"Soal demosi bukan soal dari saya karena tim pansel," katanya menjelaskan.

Load More