- Polresta Pekanbaru menyatakan 13 orang positif narkoba saat razia di hiburan malam.
- Pengungkapan kasus ini di tengah beredarnya anak bupati dan selebgram pesta narkoba.
- Belasan orang yang terjaring razia gabungan terdiri dari 8 laki-laki dan 5 perempuan.
SuaraRiau.id - Masyarakat dihebohkan dengan kabar anak bupati di Riau dan selebgram disebut pesta narkoba di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Pekanbaru pada Sabtu (23/5/2026).
Di tengah hebohnya kabar tersebut, Polresta Pekanbaru menggelar konferensi pers mengenai penangkapan 13 orang terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Artha menyampaikan, pengungkapan kasus bermula dari razia gabungan yang dilakukan personel Polisi Militer TNI AD, Polisi Militer TNI AU, serta Propam Polda Riau pada Sabtu hingga Minggu (24/5/2026) dini hari.
"Dari tim razia gabungan menghubungi Satresnarkoba Polresta Pekanbaru dan menyampaikan bahwa dari hasil razia di suatu room di THR ditemukan penyalahgunaan narkotika beserta barang buktinya," kata Muharman dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.
Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, tim gabungan menemukan dugaan penyalahgunaan narkotika di salah satu room THM di Pekanbaru.
Sebanyak 13 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 5 perempuan diamankan setelah hasil tes urine menunjukkan seluruhnya positif narkoba.
Tak hanya itu, aparat gabungan juga melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kendaraan salah seorang pengunjung yang berada di lokasi.
Dari hasil penggeledahan kendaraan tersebut, petugas kembali menemukan barang bukti narkotika. Satresnarkoba Polresta Pekanbaru langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Saat tiba di TKP, sebanyak 13 orang bersama barang bukti telah diamankan oleh tim gabungan dan disusun di atas meja berdasarkan kepemilikannya.
Berdasarkan informasi yang beredar, di antara belasan orang yang terjaring tersebut, SA merupakan selebgram Pekanbaru, sedangkan AF adalah anak bupati telah menjabat dua periode.
"Pada saat penyerahan juga sudah dibuatkan berita acara sesuai prosedur," jelas Muharman.
Mereka diketahui berasal dari Kota Pekanbaru, Kampar, dan Pelalawan. Mereka masing-masing berinisial KS (32), RR (22), GSA (23), PT (28), AF (21), MAY (24), FTR (22), IMF (22), MA (23), NR (23), SAP (22), SA (23), dan ALS (23).
Dari seluruh orang yang diamankan, polisi menetapkan dua orang diduga sebagai pemilik barang bukti narkotika.
"Dari 13 orang ini, yang memiliki barang bukti narkotika ada dua orang," sebut Kapolresta.
Dua orang tersebut yakni FTR yang diduga memiliki narkotika jenis daun ganja kering dengan berat bersih 9,8 gram serta empat buah cartridge. Kemudian MAY yang diduga memiliki daun ganja kering seberat 1,2 gram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh
-
Masa Pensiun Lebih Tenang, Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk
-
Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan
-
Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru