- Thomas Larfo Dimeira resmi diganti dari jabatan Plt Kepala Dinas PUPR Riau.
- Pergeseran tersebut terjadi setelah Thomas menjadi saksi di sidang Abdul Wahid.
- Namun, SF Hariyanto mengatakan pergantian itu merupakan bentuk penyegaran.
SuaraRiau.id - Plt Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto resmi mengganti Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Thomas Larfo Dimeira.
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai pejabat baru petinggi di lingkungan Dinas PUPR Riau. Zulfahmi merupakan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Riau.
Plt Gubri membenarkan bahwa proses penunjukan Zulfahmi guna mengisi nakhoda Dinas PUPR Riau telah rampung dilakukan.
"Iya. Sudah ditunjuk Kepala Biro PBJ Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP," katanya saat ditanya awak media terkait pergantian posisi strategis tersebut, Senin (25/5/2026).
Namun pergeseran itu terjadi setelah Thomas Larfo Dimeira menjadi saksi di sidang dugaan pemerasan yang menyeret Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dan eks Kepala Dinas PUPR Riau Arief Setiawan.
Dalam kesaksian persidangan tersebut, Thomas mengaku diperintahkan langsung SF Hariyanto untuk meminta uang kepada Arief Setiawan untuk perbaikan rumah dinas Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan.
Thomas menjelaskan, awal mula menghubungi Arief Setiawan karena mendapat perintah langsung dari SF Hariyanto yang menjabat Wakil Gubernur Riau untuk membantu memperbaiki rumah dinas Kapolda.
Namun, Thomas mengaku tidak mengetahui secara pasti kelanjutan penggunaan uang itu. Belakangan, diketahui uang Rp300 juta itu ternyata tidak digunakan dan dikembalikan ke KPK.
Sementara kekinian, SF Hariyanto menyebut langkah pergantian ini diambil sebagai bentuk penyegaran organisasi di lingkungan Pemprov Riau.
"Bentuk penyegaran saja agar kinerja bisa lebih maksimal lagi," ujarnya.
SF Hariyanto menekankan bahwa pergantian ini sangat krusial mengingat Dinas PUPR-PKPP Riau memiliki tanggung jawab besar yang sedang berjalan.
Saat ini, Pemprov Riau tengah gencar menggesa perbaikan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Provinsi Riau demi memastikan akses transportasi publik tetap terjaga.
"Kita ingin bergerak cepat memperbaiki infrastruktur jalan yang menjadi akses vital masyarakat," terang SF Hariyanto.
Posisi jabatan definitif Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau diketahui mengalami kekosongan yang cukup lama setelah tersandung masalah hukum.
Diketahui, pejabat definitif sebelumnya, Muhammad Arief Setiawan dinonaktifkan usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada awal November 2025 lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Yuk Nikmati Promo di Berbagai Merchant Favorit di Pekanbaru