Antrean panjang kendaraan hendak mengisi BBM di SPBU Siak. [Suara.com/Alfat Handri]
Baca 10 detik
- Warga Siak mengeluhkan sulitnya mendapatkan pertalite eceran.
- Jika membeli di SPBU harus mengantre panjang lebih dari satu jam.
- Masyarakat berharap pemerintah bisa memberi solusi konkret.
Sementara Kadis Perindag Siak, Tengku Musa menyampaikan secara kuota seharusnya cukup. Menurutnya, antrean yang terjadi saat ini merupakan peralihan dari yang biasanya memakai pertamax turbo kini beralih ke pertalite.
"Dari sisi kuota, harusnya cukup, kalau yang terjadi saat ini adanya peralihan orang biasa pakai pertamak turbo beralih ke pertalite," jelasnya.
Kata Musa, kondisi ini terus dalam pantauan pihaknya baik dari segi ketersediaan sekaligus stok yang ada dan stok yang akan diminta selanjutnya.
"Kondisi ini kami pantau terus. Untuk masyarakat jangan panik, jangan termakan hoaks," ujarnya.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu