Eko Faizin
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:30 WIB
Antrean panjang BBM di SPBU Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, Sabtu (2/5/2026). [ANTARA/Bayu Agustari Adha]
Baca 10 detik
  • Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Pekanbaru sejak beberapa hari ini.
  • Dua SPBU di Ibu Kota Provinsi Riau itu terlihat dipadati kendaraan roda dua dan 4.
  • Namun, Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyebut stok BBM di Riau aman.

SuaraRiau.id - Sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru mengalami antrean panjang kendaraan baik mengisi pertalite maupun solar sejak beberapa hari belakangan ini.

Antrean mengular ke sisi jalan raya dan menimbulkan macet. Salah satunya, pantauan di dua SPBU Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, Sabtu (2/4/2026).

Kendaraan roda empat maupun dua terlihat panjang mengular. Pada satu SPBU terlihat antre untuk bahan bakar pertalite baik itu mobil dan sepeda motor.

Melansir Antara, pada satu SPBU lainnya juga antre namun untuk kendaraan berbahan bakar solar seperti truk dan kendaraan besar lainnya.

Sementara itu untuk pertalite tarpantau tidak ada yang antre karena sedang kosong.

Pada SPBU di Jalan Arifin Achmad terlihat antrean pada dua jenis bahan bakar tersebut sama-sama panjang.

Kendaraan roda empat dan dua antre untuk pertalite sedangkan roda empat sampai juga mengular ke jalan.

Kejadian antrean panjang dan kadang BBM kosong terlihat dalam dua hari terakhir di Kota Pekanbaru.

Biasanya pada pagi hari untuk pertalite stoknya kosong namun ketika sudah ada pada siang hari antreannya sudah sangat panjang.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan BBM di wilayah Riau dalam kondisi aman dan mencukupi, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan di sejumlah titik SPBU.

Peningkatan konsumsi BBM ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode libur panjang pada 1 hingga 3 Mei 2026.

Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan di beberapa SPBU, terutama pada jam-jam tertentu.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite hingga 20 persen dari rata-rata normal untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode tersebut.

Selain itu, Pertamina juga terus melakukan pemantauan secara intensif serta koordinasi dengan seluruh lembaga penyalur guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan optimal di lapangan.

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi energi dapat berjalan merata dan tepat sasaran.

Load More