- Sebuah video menampilkan kondisi memprihatinkan kondisi sekolah di Riau.
- Bangunan terbuat dari papan kayu itu terdiri tiga ruangan yang disekat.
- Disebutkan jika SD marjinal ini letaknya jauh dari sekolah induknya.
SuaraRiau.id - Media sosial diramaikan dengan video yang menampilkan kondisi sebuah sekolah yang terlihat memprihatinkan.
Dinarasikan jika bangunan yang terbuat dari papan itu merupakan sekolah dasar (SD) di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
"Seorang wanita membagikan potret sekolah dasar yang ada di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau," tulis akun Instagram Indozone, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Dalam video itu jelaskan bahwa sekolah tersebut merupakan SD Marginal Tasik Pilang yang hanya memiliki 3 ruangan, di mana setiap ruangannya diisi oleh 2 kelas.
Nampak sejumlah murid berada dalam ruangan dengan jendela terbuka. Mereka sepertinya ceria, asyik mengekspresikan diri saat seseorang merekam dengan kamera.
Terlihat, ruangan kelas SD marjinal itu sama sekali tak bersekat, sehingga siswa antar kelas bisa bertatap muka.
Sekolah panggung ini tampak berada di antara perkebunan sawit. Struktur bangunan nyaris semua terbuat dari papan kayu, dinding hingga lantai.
Dalam kolom komentar, pengunggah mengungkapkan bahwa sekolah tersebut merupakan cabang dari sekolah induk.
"Dibangunnya sekolah marginal sebab letak sekolah induk cukup jauh dari desa, juga aksesnya yang tak mudah," jelas caption video.
Lantaran sekolah induk cukup jauh, maka didirikanlah SD marginal untuk menunjang anak-anak daerah tersebut agar tetap bisa belajar.
"Sehingga untuk tetap menunjang pendidikan anak-anak, maka dibuatlah sekolah marginal," ungkap keterangan video.
Kondisi sekolah itu sepertinya sangat kontras dengan program pemerintah yang tengah membangun infrastruktur Sekolah Rakyat.
Unggahan video yang bersumber dari akun TikTok @deskha121 tersebut lantas dikomentari beragam dari warganet.
Tak sedikit netizen yang menyinggung soal program makan bergizi gratis hingga peran pemerintah setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Teror Monyet Liar di Tembilahan, Sekolah Diliburkan Diganti Belajar Online
-
Tak Cuma Flyover Garuda Sakti, SF Hariyanto Usulkan Proyek Bangun Jembatan Siak V
-
Viral Tabrak Pemotor, Pengemudi Sedan di Pekanbaru Ternyata Positif Narkoba
-
Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Menteri PU Dody Hanggodo Wacanakan Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing