Eko Faizin
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:54 WIB
Pelaku pembunuhan lansia di Pekanbaru. [Ist]
Baca 10 detik
  • Empat pelaku pembunuhan lansia di Pekanbaru akhirnya dibekuk.
  • Para pelaku ditangkap di dua wilayah, yakni Aceh Utara dan Binjai.
  • Seluruh pelaku tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

SuaraRiau.id - Misteri kematian tragis seorang wanita berusia 60 tahun, Dumaris di rumahnya kawasan Rumbai Pesisir Pekanbaru dan akhirnya terungkap.

Tim gabungan Polresta Pekanbaru dan Polda Riau berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan korban.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memastikan semua pelaku perampokan terhadap lansia tersebut telah ditangkap.

"Alhamdulillah semua sudah ditangkap," kata Kapolda Herry, Sabtu (2/5/2026).

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mengungkapkan, keempat pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda setelah dilakukan penyelidikan intensif.

"Alhamdulillah, tim gabungan berhasil mengamankan empat pelaku. Dua orang ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya di Kota Binjai, Sumatera Utara," ujar Muharman, Sabtu (2/5/2026).

Dari keempat pelaku perampokan tersebut ada yang dihadiahi timah panas oleh polisi.

Saat ini, seluruh pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap peran masing-masing serta motif di balik aksi keji tersebut.

Polisi berencana memaparkan secara rinci kronologi kasus dalam konferensi pers yang akan digelar dalam waktu dekat.

Sebelumnya Suara.com memberitakan, kasus ini sempat menyita perhatian publik. Korban ditemukan tewas di rumahnya setelah diduga menjadi korban perampokan.

Sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang, di antaranya cincin pernikahan, uang tunai 400 dolar Singapura, serta satu unit telepon genggam.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengungkapkan, dalam proses penyelidikan sempat muncul dugaan keterlibatan orang dekat korban.

"Salah satu yang sempat diduga terlibat adalah menantu korban berinisial AF (21)," ujarnya.

Peristiwa bermula saat suami korban, Salmon Meha, meninggalkan rumah sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengurus administrasi kendaraan. Korban memilih tetap tinggal sendirian di rumah.

Namun, saat sang suami kembali sekitar pukul 11.00 WIB, ia mendapati istrinya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Load More