- Abdul Wahid membantah berbagai tuduhan dalam sidang lanjutan pada Kamis (16/4/2026).
- Dia menyebut, fakta-fakta yang terungkap menunjukkan tidak adanya pelanggaran hukum.
- Sedangkan, kunjungannya ke Inggris di tengah defisit anggaran atas pembiayaan UNEP.
Perjalanan ke Inggris di biayai UNEP
Selain itu, isu perjalanan Abdul Wahid ke Inggris juga dibahas dalam persidangan.
Kemal menyebut kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kondisi defisit anggaran.
"Kegiatan ke Inggris itu dalam rangka meningkatkan PAD, karena kondisi keuangan daerah sedang defisit. Bahkan dibiayai oleh UNEP, lembaga lingkungan di bawah PBB," ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut tetap berjalan meskipun Abdul Wahid sedang menghadapi proses hukum. Dalam perkara dugaan aliran dana Rp20 juta ke DPRD, Kemal menegaskan kliennya tidak terlibat.
"Pak Gubernur (Abdul Wahid) di fakta persidangan tidak pernah memerintahkan, tidak pernah mengancam, tidak pernah memaksa, tidak pernah menerima, tidak pernah mengambil apa pun dari situ," katanya.
Ia bahkan menepis isu fasilitas pribadi yang dinikmati Abdul Wahid dari dana tersebut.
"Bahkan untuk hotel pun tidak ada. Pak Gubernur tidak pernah menginap di hotel dari uang tersebut," tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Kemal mengajak publik untuk terus mengawal jalannya persidangan agar fakta semakin terbuka.
"Kita terus saksikan persidangan ini agar semakin terbuka lebar fakta persidangan dan insyaallah kami yakini Pak Abdul Wahid akan bebas," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun
-
Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla