- Sidang kasus dugaan korupsi yang menyeret Abdul Wahid mengungkap temuan baru.
- Saksi Embiyarman menyebut pembiayaan makan dan hotel Abdul Wahid ditalangi olehnya.
- Pengeluarannya yang mencapai Rp36 juta belum diganti meski ada janji sistem reimburse.
Ia hanya berharap pengeluaran itu bisa diganti setelah proses BAP dilakukan.
Dalam kesaksiannya, Embiyarman juga menjelaskan bahwa pada akhir kegiatan sempat diinformasikan bahwa dana penggantian (reimburse) telah cair dan diberikan dalam bentuk kartu ATM.
Namun, saat dilakukan pengecekan, kartu tersebut tidak dapat digunakan.
"Saya taunya waktu pengecekan, kartu itu ada kegagalan dan tidak bisa dicairkan," ungkapnya.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti mekanisme reimburse tersebut dan hanya mendapat informasi dari Purnama.
Hingga kini, ia menyatakan belum menerima penggantian atas seluruh pengeluaran yang diperkirakan mencapai Rp36 juta.
Selain biaya hotel dan makan, Embiyarman juga menyebut adanya pengeluaran lain seperti makan malam di restoran Turki serta biaya transportasi bandara sebesar Rp600 ribu.
Ketika ditanya alasan dirinya bersedia menalangi biaya tersebut, Embiyarman menegaskan hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugas yang diemban.
Ia juga menyebut bahwa sebelumnya ada penyampaian dari Purnama terkait rencana menginap satu hotel dengan Gubernur Riau di London.
"Tanggung jawab dari tugas. Purnama menyampaikan kita bisa satu hotel dengan Gubri di London," jelasnya.
Namun, Embiyarman membantah bahwa tindakannya tersebut merupakan bentuk loyalitas kepada pimpinan.
"Tidak," jawabnya singkat.
Lebih lanjut, Embiyarman juga mengungkap bahwa tidak ada Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang dibuat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau terkait pengeluaran yang ia tanggung tersebut.
Dalam persidangan juga terungkap bahwa rombongan sempat mengunjungi Museum Oxford atas ajakan Gubernur. Namun, Embiyarman mengaku tidak mengetahui perencanaan awal kegiatan tersebut.
"Gubernur yang ajak ke Museum Oxford," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Karhutla 70 Hektare di Rantau Bais Rohil: Kondisi Berat, Panas Menyengat
-
Adu Argumen di Sidang, SF Hariyanto ke Abdul Wahid: Siapa Bapak Rupanya?
-
Protes Ketimpangan DBH Migas, Bupati Afni: Manfaat Tak Sebanding Kontribusi
-
Wahid Ungkap SF Hariyanto Temui UAS Ingin 'Orangnya' Jadi Sekda Riau
-
Mitsubishi Destinator Exceed Tawarkan Performa Tangguh & Hemat BBM untuk Kebutuhan Keluarga Modern