Eko Faizin
Senin, 13 April 2026 | 11:17 WIB
Warga geruduk rumah diduga bandar narkoba di Panipahan Rokan Hilir. [Ist]
Baca 10 detik
  • Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi menjelaskan penyebab kerusuhan di Panipahan.
  • Kericuhan hingga aksi perusakan rumah diduga bandar narkoba dipicu perselisihan 2 ibu-ibu.
  • Kedua warga ini sempat dimediasi di Polsek Panipahan, namun tak mencapai kesepakatan.

Kapolda copot Kapolsek Panipahan

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mencopot Kapolsek AKP Robiansyah dan Kanitreskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas buntut aksi massa tersebut.

"Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan. Karena itu, kami mengambil langkah tegas," ungkap Kapolda, Minggu (12/4/2026).

Pencopotan Kapolsek dan Kanitreskrim Polsek Panipahan ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi dan tanggung jawab institusi.

Herry menyatakan langkah tersebut diambil karena di tingkat Polsek dinilai belum mampu menjaga kondusivitas wilayah secara optimal.

Kapolda menegaskan, setiap pimpinan di wilayah memiliki tanggung jawab penuh terhadap stabilitas keamanan, termasuk dalam merespons dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

"Seorang pimpinan harus hadir, peka, dan mampu membaca situasi. Ketika itu tidak berjalan dengan baik, maka harus ada langkah korektif," katanya.

Kapolda menyebutkan, saat ini kondisi di Panipahan telah berangsur pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Namun demikian, penguatan langkah-langkah preventif dan pengawasan di lapangan tetap dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan.

Load More