- Warga Siak dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia di Kecamatan Minas.
- Awalnya, kerangka tersebut ditemukan tiga warga setempat yang tengah mencari kayu.
- Di lokasi penemuan kerangka, ditemukan sejumlah barang yang diduga milik korban.
SuaraRiau.id - Masyarakat Siak dihebohkan penemuan kerangka manusia yang diduga berjenis kelamin laki-laki di sebuah lahan dalam kondisi tidak utuh, dengan bagian tubuh yang telah terpisah-pisah.
Kapolres Siak Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan secara mendalam penemuan kerangka di Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Rabu (18/3/2026).
"Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim Inafis dan mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. Untuk identitas korban masih dalam pendalaman dan akan dipastikan melalui pemeriksaan forensik," katanya belum lama ini.
Informasi yang dihimpun, kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh tiga orang warga, yakni Salman alias Ayang (38), Firman (45), dan Feri (35). Saat itu mereka sedang mencari kayu di lokasi kejadian.
Saat membersihkan semak untuk membuka jalan, Salman secara tidak sengaja melihat tengkorak manusia tergeletak di tanah. Temuan itu langsung diberitahukan kepada rekannya.
Ketiganya kemudian memastikan bahwa di sekitar lokasi juga terdapat bagian kerangka tubuh lainnya yang sudah tercerai-berai.
Di lokasi ditemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya satu unit telepon seluler, tas selempang, topi hitam, sandal, serta celana.
Warga juga menemukan seutas tali yang masih tergantung di pohon, yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Ketiga saksi segera keluar dari lokasi dan melaporkannya kepada Ketua RT setempat, yang kemudian diteruskan ke pihak Kepolisian Sektor Minas.
Kapolsek Minas Komisaris Polisi Syahrizal bersama personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan area.
Dari hasil sementara, korban diduga berinisial S (53), seorang pria yang diketahui beralamat di wilayah Rumbai, Kota Pekanbaru.
Namun demikian, identitas tersebut masih menunggu kepastian lebih lanjut melalui proses identifikasi forensik.
Jenazah dalam bentuk kerangka tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
"Segala kemungkinan masih kami dalami, termasuk dugaan penyebab kematian. Kami juga sedang memeriksa saksi-saksi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk hasil otopsi," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Klasterisasi Pala Jadi Strategi PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal
-
Pencuri di Pekanbaru Bobol Toko iPhone untuk Beli iPhone 17