- Lebih dari 20 pengacara menyatakan siap mendampingi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.
- Tim kuasa hukum ingin membuktikan jika kasus korupsi jatah preman Abdul Wahid tidak benar.
- Sidang perdana perkara dugaan pemerasan tersebut dijadwalkan usai Lebaran, 26 Maret 2026.
SuaraRiau.id - Lebih dari 20 pengacara telah bergabung dalam tim advokat yang akan mendampingi Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, menghadapi proses persidangan kasus dugaan korupsi pemerasan proyek di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Riau.
Hal itu dikonfirmasi Kemal Shahab yang dipercaya sebagai Ketua tim Advokat Abdul Wahid kepada Suara.com, Senin (16/3/2026).
"Yang sudah terdaftar itu sekitar 20 lebih," katanya.
Selain Kemal, sejumlah pengacara lain yang tergabung dalam tim tersebut antara lain ada nama Rico Febputra, Akhirza, Suhenri Perdan, Zulkarnaen, serta Belvia Zulti.
Kemal mengatakan, tim hukum yang disiapkan untuk mendampingi Abdul Wahid cukup besar dan siap menghadapi proses hukum yang akan berjalan di pengadilan.
"Kami siap berjuang untuk membela klien kami. Sidang perdana dijadwalkan Kamis, 26 Maret 2026,” ujar Kemal saat ditemui di Kantor DPW PKB Riau, Senin (16/3/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan komunikasi terakhir dengan Abdul Wahid, kliennya dalam kondisi sehat, siap dan bersemangat untuk menjalani persidangan perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026.
“Klien kami bertekad untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Hingga saat ini juga tidak ada pembahasan terkait isu jatah ‘preman’ yang selama ini ramai diperbincangkan,” jelasnya.
Sebelumnya, diberitakan Abdul Wahid telah tiba di Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lanjutan dalam kasus dugaan korupsi pemerasan proyek di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Riau.
Ia tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 09.28 WIB menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 172 dari Cengkareng.
Tak lama setelah mendarat, sekitar pukul 09.45 WIB, Abdul Wahid terlihat keluar dari area bandara bersama dua tersangka lainnya, yakni M Arief Setiawan dan Dani M Nursalam.
Ketiganya tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Abdul Wahid terlihat memakai topi serta masker hitam saat keluar dari pintu kedatangan dan berjalan paling depan.
Setibanya di luar bandara, ketiga tersangka langsung digiring menuju mobil tahanan milik jaksa untuk dibawa menjalani proses hukum selanjutnya.
Sejak pagi, suasana di sekitar bandara telah dijaga ketat oleh aparat keamanan. Sejumlah personel kepolisian dan jaksa tampak bersiaga untuk mengamankan kedatangan para tersangka. Beberapa kerabat serta orang dekat Abdul Wahid juga terlihat berada di sekitar lokasi untuk menunggu kedatangannya.
Diketahui, proses hukum terhadap Abdul Wahid bersama dua tersangka lainnya akan segera memasuki tahap persidangan di pengadilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Puluhan Pengacara Siap Bela Abdul Wahid, Sidang Perdana usai Lebaran
-
Dukung Kelancaran Hari Raya, BRI Hadirkan Posko Mudik BRImo 2026
-
Liburan Lebaran Makin Nyaman, Transaksi di Luar Negeri Tak Perlu Tukar Uang Tunai
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Senin 16 Maret 2026
-
Pengumuman Seleksi Direksi BUMD di Riau Dimulai Pekan Depan