Eko Faizin
Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:47 WIB
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative menggelar workshop dan fellowship. [Ist]
Baca 10 detik
  • AJI Pekanbaru bersama GREEN Riau mengadakan workshop dan fellowship lingkungan untuk homeless media di Riau pada 8 Agustus 2026.
  • Inisiatif GREEN for Riau oleh Pemprov Riau bertujuan memperkuat pengurangan emisi, restorasi ekosistem, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
  • Kegiatan tersebut melibatkan media digital guna meningkatkan keterlibatan publik dalam mengatasi isu perubahan iklim dan deforestasi di Riau.

SuaraRiau.id - Isu perubahan iklim, deforestasi, gambut, hingga pemberdayaan masyarakat semakin membutuhkan perhatian publik.

Di tengah derasnya arus informasi digital, media memiliki peran penting untuk memastikan isu lingkungan tidak hanya menjadi bahan pemberitaan, tetapi juga dipahami dan mendorong keterlibatan masyarakat.

Hal tersebut menjadi perhatian Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru yang bekerja sama dengan GREEN for Riau Initiative (GREEN Riau) melalui Yayasan Pusat Informasi Lingkungan Indonesia (PILI) menggelar Workshop dan Fellowship Liputan serta Penyajian Isu Lingkungan.

Kegiatan ini menyasar sejumlah homeless media di Riau, khususnya media berbasis digital dan media sosial, dengan tujuan meningkatkan kapasitas homeless media dalam memahami dan menyajikan isu-isu lingkungan secara menarik, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pra-workshop yang digelar secara daring pada Sabtu (8/8/2026), sementara workshop tatap muka akan dilaksanakan pada 15 Agustus mendatang.

Ketua AJI Pekanbaru, Ilham Yafiz mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapabilitas bersama, khususnya dalam memahami isu lingkungan yang semakin kompleks.

"Bagi AJI Pekanbaru, kegiatan ini menegaskan komitmen kami untuk meningkatkan kapabilitas bersama teman-teman homeless media dalam memahami isu lingkungan," ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Country Coordinator UNEP-UNREDD Programme di Indonesia, Bambang Arifatmi, menjelaskan GREEN for Riau Initiative merupakan salah satu inisiatif yang didorong Pemprov Riau untuk memperkuat upaya pengurangan emisi dan pengelolaan lingkungan.

Menurutnya, media memiliki posisi strategis karena mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat tapak sekaligus membawa isu lokal kepada audiens yang lebih luas, termasuk internasional.

Karena itu, penyajian informasi lingkungan harus dilakukan secara berimbang dan berdasarkan data.

Bambang juga menjelaskan bahwa salah satu bagian penting dalam program tersebut adalah mekanisme benefit sharing atau pembagian manfaat yang dilakukan secara transparan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Konsultasi publik terkait mekanisme tersebut, kata dia, telah dilakukan di Riau. Sementara pemantapan skema dan nilai benefit sharing ditargetkan dilakukan pada September mendatang.

"Untuk mencapai kesuksesan program, kita membutuhkan kepemimpinan dari masyarakat dan pemerintah. Kita juga membutuhkan program ini terus berlanjut agar Riau memiliki program hijau yang berkelanjutan," ujarnya.

Bambang menyebut kebutuhan pembiayaan untuk mencapai target pengurangan emisi sangat besar. Karena itu, Riau dituntut berpikir kreatif untuk mencari sumber pendanaan sekaligus memastikan program lingkungan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Riau memiliki modal penting dalam agenda pengurangan emisi. Provinsi ini dikenal memiliki kawasan gambut yang luas serta habitat dan koridor satwa dilindungi seperti harimau dan gajah.

Load More