Eko Faizin
Minggu, 15 Maret 2026 | 12:17 WIB
Mayat Bayi Mengapung di Parit Perumahan Pekanbaru, Ditemukan Anak-anak [Shutterstock]
Baca 10 detik
  • Penemuan mayat bayi menggegerkan warga perumahan di Tuah Madani Pekanbaru.
  • Jasad bayi ditemukan pertama kali ketika seorang warga mendengar teriakan anak-anak.
  • Bayi malang tersebut sudah ditemukan mengapung parit perumahan.

SuaraRiau.id - Penemuan mayat bayi menggegerkan warga Perumahan Graha Panam Permai, Jalan Suka Karya, Tuah Karya, Tuah Madani, Pekanbaru, Minggu (15/3/2026).

Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan mengapung di parit perumahan sekitar pukul 07.30 WIB.

Warga bernama Budi Ilham (40) mengatakan dirinya mengetahui kejadian itu setelah mendengar teriakan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi.

"Saya mendengar anak-anak berteriak ada bayi di parit. Setelah saya datangi ternyata benar ada jasad bayi mengapung di dalam parit perumahan,"  katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.

Budi kemudian segera menghubungi Ketua RT setempat, Amsal (58), serta ketua keamanan perumahan, Yusril (55), untuk memastikan temuan tersebut.

Tidak lama kemudian, informasi itu juga disampaikan kepada Bhabinkamtibmas setempat.

"Setelah melihat kejadian itu saya langsung menghubungi Pak RT dan ketua keamanan. Selanjutnya kami juga memberitahukan kepada Bhabinkamtibmas agar segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Mendapatkan laporan dari warga, personel piket fungsi dari Polsek Bina Widya langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.05 WIB dan langsung melakukan pengamanan di sekitar area penemuan. Saat itu, jasad bayi masih berada di dalam parit perumahan.

Polisi kemudian melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi lokasi, mengamankan TKP, mencatat keterangan para saksi, hingga mendokumentasikan kejadian.

Selanjutnya, jasad bayi tanpa identitas tersebut dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Load More