- Kecelakaan bus versus terjadi di Jalan Lintas Timur Pangkalan Lesung Pelalawan.
- Sebanyak 4 orang penumpang bus meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
- Dua lainnya dilaporkan mengalami luka berat, dan satu orang menderita luka ringan.
SuaraRiau.id - Kecelakaan bus dan truk terjadi di Jalan Lintas Timur KM 122 + 900, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan pada Minggu (1/3/2026) pagi.
Kasatlantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkiyan Hanafi menyatakan, akibat kecelakaan ini menyebabkan 4 penumpang meninggal dunia.
"Tercatat sebanyak empat orang penumpang bus meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat benturan keras yang menghancurkan sebagian bodi kendaraan," ujar Tatit.
Identitas para korban meninggal dunia telah terverifikasi, mereka adalah Yantono (43), Mila Rani Pangaribuan (22), Pardomuan Banjar Nahor (56), dan Martinus Sitohang (46).
"Keempatnya merupakan penumpang bus PMH yang mengalami luka parah di bagian kepala sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di TKP," jelas Kasatlantas.
Para korban kecelakaan maut melibatkan Bus Mercedes-Benz PMH dengan truk Colt Diesel ini dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Upaya evakuasi para korban yang terjepit di antara badan kendaraan berlangsung dramatis. Selain korban jiwa, dua lainnya dilaporkan mengalami luka berat, sementara satu orang menderita luka ringan.
Sementara itu, sopir truk bernama Aprianto (47) yang merupakan warga Pekanbaru, mengalami luka di bagian kepala dan kening, dan telah dirujuk ke RSUD Selasih setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Pangkalan Lesung.
Kronologi kecelakaan maut
AKP Tatit mengungkapkan, kronologi kejadian bermula saat Bus PMH bergerak dari arah Pangkalan Kuras menuju arah Ukui.
"Saat melintasi jalanan yang menurun dan menanjak, bus tersebut diduga nekat melebar ke kanan jalan untuk mendahului kendaraan lain di depannya," sebutnya.
Tatit menuturkan, bus menyalip kendaraan lain padahal sesuai marka jalan berupa garis kuning melarang untuk melanggar aturan.
Dari arah berlawanan, muncul truk Colt Diesel yang dikemudikan oleh Aprianto. Meski sopir truk sudah berusaha membanting setir ke kiri untuk menghindari benturan.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat bagian samping kanan truk tetap dihantam keras oleh Bus PMH.
"Akibat benturan tersebut, truk kehilangan kendali dan terperosok masuk ke dalam jurang di sebelah kiri jalan. Tragisnya, setelah kecelakaan hebat itu terjadi, pengemudi Bus PMH justru memilih melarikan diri dan meninggalkan para korban di TKP," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW