- Kampus UIN Suska Riau menanggapi insiden pembacokan mahasiswi.
- UIN Suska berkomitmen menegakkan aturan di lingkungan akademik.
- UIN Suska Riau menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian.
SuaraRiau.id - Insiden pembacokan menimpa mahasiswi UIN Suska Riau di area kelas saat hendak mengikuti ujian seminar proposal, Kamis (26/2/2026).
Pihak UIN Suska Riau menegaskan kampus menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.
Wakil Rektor III UIN Suska Riau, Harris Simaremare mengatakan pihaknya tetap berkomitmen menegakkan aturan dan kode etik di lingkungan akademik.
"Kami berkomitmen menegakkan kode etik kampus dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (26/2/2026).
Harris menambahkan, kejadian berdarah tersebut menjadi evaluasi serius bagi kampus untuk memperkuat sistem keamanan.
Dengan jumlah mahasiswa mencapai sekitar 25 ribu orang serta hanya dua pintu gerbang utama, pengawasan dinilai masih memiliki keterbatasan.
Dia mengungkapkan, berdasarkan keterangan petugas keamanan, pelaku diduga membawa kapak dan parang yang tidak terdeteksi saat memasuki area kampus.
"Ke depan, pihak universitas berencana meninjau kembali prosedur pengamanan guna mencegah kejadian serupa," tegasnya.
Sebelumnya, mahasiswi bernama Faradilla Ayu Pramesti menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh rekannya, Raihan Mufajar.
Aksi tersebut dipicu motif sakit hati setelah pelaku disebut tidak terima cintanya oleh korban. Usai kejadian, pelaku berhasil diamankan aparat Polsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini korban dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan pelaku telah diamankan beserta barang bukti berupa sebilah kapak dan parang yang digunakan dalam kejadian tersebut.
"Pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya bersama barang bukti senjata tajam berupa kapak dan parang. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi kejadian," kata AKP Anggi.
Dugaan sementara, pembacokan dipicu persoalan pribadi terkait hubungan percintaan, namun polisi masih mendalami motif pasti dan kronologinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mahasiswa Bacok Mahasiswi, UIN Suska: Pelaku Tak Terdeteksi Bawa Kapak ke Kampus
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026
-
Mahasiswi UIN Suska Dibacok Kapak di Depan Kelas, Masalah Asmara Jadi Pemicu
-
Kondisi Terkini Mahasiswi Korban Pembacokan Mahasiswa di UIN Suska Riau
-
Identitas Mahasiswa Pembacok Mahasiswi UIN Suska Riau Jelang Ujian Akhir