- Pasar murah digelar di lima lokasi wilayah Kampar dan Pekanbaru.
- Kegiatan tersebut mengantisipasi lonjakan bahan pokok saat Ramadan.
- Pasar murah dirancang untuk menyasar titik-titik padat penduduk.
SuaraRiau.id - Operasi pasar murah digelar di 5 lokasi strategis Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat terhadap sejumlah bahan pokok, khususnya saat Ramadan.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Usaha Kecil Menengah Riau, Tetty Nurdianti mengatakan, pihaknya terus memperkuat upaya menjaga ketersediaan bahan pokok memasuki Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
"Kegiatan diawali pada Senin (23/2/2026) di halaman Kantor Desa Kuapan Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, sebagai bentuk jangkauan pelayanan hingga ke wilayah penyangga ibu kota provinsi," katanya dikutip dari Antara, Selasa (24/2/2026).
Pada Selasa (24/2/2026), pasar murah berlokasi di halaman Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tangkerang Labuai, dilanjutkan pada Rabu (25/2/2026) di halaman Kantor Lurah Delima Kecamatan Binawidya.
"Setelah pembukaan di Kampar, bahwa fokus kegiatan selama empat hari berikutnya dipusatkan sepenuhnya di Kota Pekanbaru," kata Tetty.
Menurutnya, distribusi pangan terjangkau ini dirancang untuk menyasar titik-titik padat penduduk di Kota Bertuah itu.
Rangkaian kegiatan pekan ini ditutup di dua lokasi lainnya, yakni halaman Kantor Lurah Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai pada Kamis (26/2/2026), serta halaman Kantor Lurah Sialang Rampai Kecamatan Kulim pada Jumat (27/2/2026).
Tetty menegaskan bahwa operasi ini bertujuan utama memastikan kelancaran distribusi sekaligus menstabilkan harga pangan di tingkat konsumen agar tidak terjadi inflasi yang membebani masyarakat.
Dalam pelaksanaan teknisnya, perwakilan distributor merinci jumlah komoditas yang dipasok setiap harinya. Pihaknya menyediakan stok rutin berupa 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, serta 500 kilogram beras SPHP. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Ombudsman Tinjau Langsung Fasilitas dan Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat
-
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing