- Beasiswa PKH yang menjadi program Pemkab Siak menjadi sorotan.
- Hal itu bermula dari rencana penghapusan beasiswa mulai tahun 2026.
- Penghentian beasiswa PKH 2026 ini lantas memicu tanggapan beragam.
Sebab, lanjut Boy, untuk beasiswa PKH ini, tak hanya Uang Kuliah Tunggal (UKT) saja yang ditanggung Pemkab Siak, namun seluruh biaya hidup dan transportasi juga ditanggung.
"Beri kami waktu memprosesnya, nanti kalau sudah selesai, diinformasikan kembali," tambah Boy.
Sementara Sekda Siak, Mahadar menyampaikan bahwa beasiswa PKH 2026 akan tetap ada.
"Kalau 2025 kan kita rekrut 89 orang untuk mendapatkan beasiswa PKH, namun untuk 2026 kita hanya merekrut 25 orang, itu hanya di dua unibersitas, yakni PSDKU dan Unilak," jelas Sekda, Senin (2/2/2026).
Mahadar merincikan, untuk beasiswa berprestasi, Pemkab Siak gelontorkan anggaran sebesar Rp10.077.500.000 sementara untuk anggaran beasiswa PKH dan DTSEN Rp24.886.676.000.
Dia pun merinci anggaran tersebut untuk 300 orang sebagai bantuan beasiswa DIII spesifikasi: DIII (bantuan beasiswa untuk mahasiswa umum berprestasi), 6.000 orang untuk bantuan beasiswa S-1/D-IV spesifikasi S1/D- IV (bantuan beasiswa untuk mahasiswa umum berprestasi).
Kemudian 130 orang bantuan beasiswa S2 spesifikasi S2 (bantuan beasiswa untuk mahasiswa umum berprestasi), 15 orang untuk bantuan beasiswa S3 spesifikasi S3 (bantuan beasiswa untuk mahasiswa umum berprestasi), 45 orang untuk bantuan beasiswa suku terasing dengan spesifikasi suku terasing, dan 12 orang untuk mendapatkan bantuan beasiswa untuk mahasiswa hafiz atau hafizoh berasal dari Siak.
"Di tengah sempitnya ruang fiskal hari ini, anggaran beasiswa tetap diadakan, totalnya Rp35 miliar," jelas Mahadar.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
-
Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan
-
Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah
-
Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret
-
Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker