- Pemprov Riau menggelar pasar murah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
- Pasar murah awal Februari digelar di sejumlah lokasi Pekanbaru dan Kampar.
- Sementara untuk 10 kabupaten/kota yang lainnya akan menyusul jadwalnya.
SuaraRiau.id - Operasi pasar murah bakal digelar secara merata di 12 kabupaten/kota Provinsi Riau mendekati momen Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Disperindagkop UKM Riau Taufiq OH melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri Tetty Nurdianti mengatakan pada pekan pertama Februari, akan diadakan di 5 lokasi Pekanbaru dan Kampar.
"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jelang HBKN Ramadan dan Idul Fitri," katanya.
Tetty menjelaskan untuk Pekanbaru, pasar murah akan diadakan di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit pada 2 Februari, Halaman Masjir Nur Syamsyudin Umban Sari pada 3 Februari dan Fasum RW 16 Limbungan Barat pada 4 Februari.
"6 Februari akan diadakan di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya. Untuk Kampar diadakan di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim pada 5 Februari," ungkapnya.
Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan Operasi Pasar Murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.
"Pasar murah akan digelar pada pukul 08.00 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," tegas Tetty.
Dalam mendukung kebutuhan masyarakat saat operasi pasar murah, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay menyebut pihaknya menyediakan bahan pokok secara beragam setiap harinya.
Untuk harga bahan pokok dipastikan lebih rendah dibandingkan harga pasar. Diantaranya, untuk beras SPHP Rp60 rb/5 kilogram, beras anak daro Rp162 rb per 10 kg dan beras sokan Rp162rb per 10 kg.
Lalu beras sokan Rp81rb per 5kg, beras anak daro Rp81 rb per 5kg, gula pasir Rp17rb per kg, minyak Salvaco Rp21rb per liter, minyak Palmco Rp16rb per bungkus dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.
Sementara untuk garam krista Rp2rb per 200gram, garam nusantara Rp2rb per 250 gram, tepung tapioka Rp8rb per bungkus. Untuk cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kentang menyesuaikan harga petani dan harga dinamis pada telur ayam.
Mulai dari 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP dan 40 karung beras anak daro kemasan 10 kilogram serta 40 karung beras anak daro kemasan 5 kilogram.
Untuk beras sokan juga disediakan dengan jumlah yang sama. Dan telur masing-masing lokasi disediakan 50 papan serta juga cabai merah dan bawang merah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ribuan Paket Sembako Didistribusikan BRI bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali
-
Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dianiaya Senjata Tajam
-
Pemerintah Hadir bagi Masyarakat, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus
-
Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya
-
Puluhan Dokter Spesialis di RSUD Siak Ancam Mogok Kerja, Kenapa?