- Polresta Pekanbaru akhirnya menangkap pelaku tabrak lari petugas marka jalan.
- Tersangka merupakan seorang wanita diamankan di kediamannya, Pekanbaru.
- Pelaku berdalih saat kejadian sedang video call dengan teman dan HP-nya jatuh.
SuaraRiau.id - Pelaku tabrak lari yang menewaskan petugas marka jalan, Masrial di Jalan Tuanku Tambusai, Rabu (28/1/2026) dini hari akhirnya ditangkap.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana, mengungkap tersangka SH (28) merupakan seorang wanita diamankan di kediamannya Jalan Durian, Pekanbaru.
"Pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Durian dengan barang bukti mobil Raize dengan nopol yang tertinggal cocok dengan nopol yang tertempel di bagian belakang mobil," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (29/1/2026).
SH diketahui mengemudikan mobil berpelat nomor B 1557 RKM, yang sebelum kabur usai menabrak korban. Namun, nomor polisi kendaraannya yang tertinggal akhirnya mengantarkannya ke aparat.
Pelaku disebut bermain ponsel saat mengendarai mobil Toyota Raize berwarna biru langit, sehingga kehilangan keseimbangan berkemudi, lalu menabrak korban.
"Saat berkendara, SH melakukan VC (video call, red) dengan temannya lalu handphone tersebut jatuh. Saat meraih handphone mobil oleng dan menabrak korban," katanya.
Akibatnya, korban terseret hingga 16 meter. SH yang menyadari tabrakan tersebut lantas memilih melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Alasan pelaku tidak berhenti karena takut diamuk massa yang sudah mengejar mobilnya," terang Satrio.
AKP Satrio menegaskan, SH dijerat dengan Pasal 310 dan 312 karena menyebabkan korban meninggal dunia.
"Pasal 310 dan 312 dalam konteks hukum lalu lintas (UU LLAJ No. 22 Tahun 2009) mengatur tentang kelalaian berkendara dan tabrak lari," terangnya.
Menurut Satrio, pasal 310 (ayat 2-4) memidana kelalaian yang menyebabkan luka hingga kematian, dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.
Pasal 312 memidana pelaku yang sengaja tidak menolong korban atau melarikan diri, dengan penjara maksimal 3 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan