Eko Faizin
Minggu, 11 Januari 2026 | 19:17 WIB
Ilustrasi - Make Up Artist asal Duri Tewas Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai [Shutterstock/Bannu]
Baca 10 detik
  • Kecelakaan kembali terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Sabtu (10/1/2026) pagi.
  • Seorang wanita yang merupakan pengendara mobil dinyatakan meninggal dunia.
  • Korban merupakan make up artist atau penata rias yang tinggal di Duri Bengkalis.

SuaraRiau.id - Seorang make up artist (MUA) atau penata rias meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai pada Sabtu (10/1/2026) pagi.

Korban adalah seorang wanita bernama Agus Indriani (24), berdomisili di Jalan Muara Basung, Pinggir, Kecamatan Duri, Kabupaten Bengkalis.

"Akibat benturan keras tersebut, satu orang bernama Indriani meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, Kompol Eko Baskara, Minggu (11/1/2026).

Korban yang merupakan pengemudi Toyota Yaris dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dialaminya. Sementara sopir truk Fuso bernama Prateja (32) dilaporkan dalam kondisi selamat.

Berdasarkan kronologi kejadian, semula mobil Toyota Yaris yang dikemudikan oleh Agus Indriani datang dari arah Gerbang Tol (GT) Pekanbaru menuju arah GT Pinggir.

Namun, setibanya di titik KM 28/00 A, mobil kehilangan kendali dan langsung menabrak bagian belakang truk Fuso yang berada tepat di depannya.

"Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah sebuah mobil pribadi jenis Toyota Yaris dengan nomor polisi BM 1334 DX dan satu unit Truk Fuso bernomor polisi BK 8831 GR," terang Eko.

Kondisi mobil Toyota Yaris dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian depan setelah menghantam bagian belakang truk tersebut.

Kasat PJR menyatakan pihaknya telah turun tangan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sesaat setelah menerima laporan.

Tim Satuan PJR langsung bergerak cepat untuk mengamankan arus lalu lintas serta menolong korban yang terjepit di dalam kendaraan.

Eko mengungkapkan dari penyelidikan sementara, penyebab utama kecelakaan akibat faktor kelalaian manusia, yakni micro-sleep.

"Pengemudi Toyota Yaris diduga tertidur sesaat (mengantuk) dalam kecepatan tinggi sehingga tidak sempat melakukan pengereman atau menghindari kendaraan di depannya," sebut dia.

Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, seluruh barang bukti serta penanganan kasus ini diserahkan kepada Unit Laka Polsek Kandis, Polres Siak, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Load More