- Komisi XII DPR melakukan kunjungan kerja di Wilayah Kerja (WK) Rokan.
- Wakil rakyat tersebut mengapresiasi langkah PHR melakukan inovasi teknologi.
- PHR berkontribusi ketahanan energi nasional dengan menyumbang 26 persen.
Dalam kesempatan itu, anggota Komisi XII DPR RI Dapil Riau I Iyeth Bustami mempertanyakan komitmen PHR dalam memperhatikan aspek lingkungan di tengah operasi migas di WK Rokan.
Iyeth Bustami mengaku telah mendapat laporan dari masyarakat dan mahasiswa bahwa terdapat sejumlah titik lahan terkontaminasi minyak imbas dari opersional PHR.
Dalam kesempatan itu, anggota Komisi XII DPR RI Dapil Riau I Iyeth Bustami mempertanyakan komitmen PHR dalam memperhatikan aspek lingkungan di tengah operasi migas di WK Rokan.
Iyeth mengaku telah mendapat laporan dari masyarakat dan mahasiswa bahwa terdapat sejumlah titik lahan terkontaminasi minyak imbas dari operasional masa lalu.
Menyikapi hal ini, Arifin mengatakan, bahwa TTM terjadi pada masa operasi WK Rokan sebelumnya. Adapun saat ini PHR tengah melaksanakan penugasan dari SKK Migas untuk pemulihan TTM masa lalu ini.
Kegiatan Pemulihan TTM tersebut dilaksanakan sesuai ruang lingkup penugasan dari SKK Migas, dan dengan persetujuan serta pengawasan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan instansi Pemerintah terkait lainnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara DPR RI, pemerintah, dan PHR dalam mendukung pencapaian target produksi migas nasional melalui operasi yang selamat, efisien, dan berkelanjutan serta memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di wilayah operasi.
Dengan dukungan penuh dari Komisi XII DPR RI dan sinergi dengan pemangku kepentingan, PHR optimis dapat terus menjadi motor utama dalam mewujudkan target produksi minyak 1 juta barel per hari di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
5 Rekomendasi City Car 50 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Murah tapi Bandel
-
Pengobatan 'Nikah Batin', Kakek di Inhu Cabuli Wanita Bersuami Berulang Kali
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!