Eko Faizin
Sabtu, 06 Desember 2025 | 12:01 WIB
Sejumlah warga melintas di dekat puing-puing yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]
Baca 10 detik
  • Polda Riau mengirimkan ribuan peralatan manual ke Aceh dan Sumbar.
  • Peralatan tersebut dikirim untuk mempercepat penanganan bencana.
  • Peralatan manual jadi penting di sejumlah titik yang sebelumnya terisolasi.

SuaraRiau.id - Polda Riau mengirimkan sebanyak 3.459 unit peralatan manual untuk percepatan penanganan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar).

Peralatan tersebut terdiri angkong, sekop, dan cangkul diberangkatkan pada Jumat (5/12/2025) sebagai dukungan terhadap proses pembersihan dan pencarian korban di wilayah yang sulit dijangkau alat berat.

"Ini adalah pengiriman bantuan tahap IV dari Polda Riau dan Bhayangkari Daerah Riau ke Provinsi Sumbar dan Aceh. Kami terus memonitor perkembangan pasca bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar," ujar Karoops Polda Riau Kombes Ino Harianto, Jumat (5/12/2025).

Peralatan tersebut diangkut menggunakan dua truk menuju lokasi terdampak. Adapun bantuan yang dikirim terdiri dari 945 angkong, 1.256 cangkul, dan 1.258 sekop.

"Peralatan ini akan digunakan untuk pencarian korban maupun pembersihan di kawasan permukiman terdampak. Angkong, sekop, dan cangkul sangat dibutuhkan untuk menjangkau lokasi-lokasi yang tidak dapat dimasuki alat berat," kata Ino.

Menurutnya, pengiriman peralatan manual menjadi kebutuhan penting di sejumlah titik yang sebelumnya terisolasi dan tidak memungkinkan dimasuki alat berat meski jalur utama kini sudah terbuka. Sebelumnya, Polda Riau juga telah mengirim ekskavator, box ice, personel serta bantuan logistik.

Kombes Ino menambahkan bahwa pendistribusian ini berdasarkan hasil evaluasi kebutuhan di lapangan yang dilakukan setiap hari oleh tim Polda Riau.

Dia berharap tambahan peralatan ini dapat mempercepat kerja tim SAR gabungan dan masyarakat dalam memulihkan daerah terdampak.

"Harapan kita, peralatan ini dapat membantu menyelesaikan tugas-tugas kemanusiaan, sehingga masyarakat bisa kembali hidup normal. Pengiriman ini akan dipimpin oleh Kapolresta Pekanbaru bersama tim," katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak mendoakan kelancaran pengiriman bantuan serta keselamatan petugas di lapangan.

"Semoga perjalanan lancar dan teman-teman di lokasi bisa bekerja optimal. Apa pun yang dibutuhkan di sana akan terus kami evaluasi dan penuhi," ucapnya.

Kombes Ino menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian jajaran Polda Riau terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Load More